MAKASSAR, BKM– Civitas akademika Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, melaksanakan silaturahmi bersama Gubernur Sulsel, Prof Dr Nurdin Abdullah dan Kasat Intel Polda Sulsel, Senin (17/9) di Menara UMI, Lt. 9. Rencananya bakal menggarap Kampus Dapur Pembangunan.
Menurut Rektor UMI Makassar, Prof Dr Basri Modding mengatakan civitas akademika UMI Makassar sangat berharap kerjasama yang baik antara pemerintah Provinsi Sulsel dengan kampus UMI. Selain itu, Guru besar Fakuktas Ekonomi UMI ini, mengiginkan kerjasama bidang pendidikan tinggi yang ada diluar negeri.
“Kami menyampaikan usulan program ke Bapak Gubernur, semoga kerjasmaa tetap jalan, bermanfaat bagi kemajuan pembangunan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut mantan Direktur PPs UMI ini, dengan adanya kehadiran NA di UMI, diharapkan akan memperkuat MoU antara UMI dan kampus luar negeri terus di tingkatkan. “Harapan kami juga, dengan adabya pak Gubernur bisa mwmbantu memfasilitasi UMI untuk kerjasama dengan perguruan tinggi ternama di Jepang. Apalagi pak Gubernur kita ini, sudah dikenal disana,” bebernya.
Prof Basri menambahkan, di UMI ada tiga misi utama dalam menjalankan pendidikan. Pertama adalah pihaknya akan menjadikan Perguruan Tinggi, pusat pendidikan karakter nasional, yang kedua UMI menjadi Perguruan Tinggi berkualitas, unggul dan islami. Ketiga menjadikan UMI sebagai kampus handal menuju world class University.
“UMI juga jalankan Pendidikan Tinggi berbasis pesantren yang ditempatkan, dimana tempat pembinaan karakter bagi mahasiswa, PNS dan TNI/Polri perna dikarantina disana,” tuturnya.
Dalam sambutanya, gubernur yang berlatar akademisi ini menginginkan agar Perguruan Tinggi di Sulsel termasuk PTN dan PTS lainya memiliki peranan penting bersinergitas untuk pembangunan di era pemerintahannya.
“Saya ingin sampaikan bahwa, jika ingin Sulsel maju maka jadikan Kampus sebagai dapur pembangunan,” ucapnya.
Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini beranggapan pembabgunan di berbagai sektor tak terlepas dari peran akademisi sehingga ke depan keterlibatan akademisi dlaam pemerintakn sangat dibutuhkan. “Jujur saja, kami tak berbuat banyak jika kampus tak membantu,” katanya.(ita)
UMI dan Gubernur Sulsel Ingin Kampus Dapur Pembangunan
