Site icon Berita Kota Makassar

Kembalikan Kejayaan Udang Sitto

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengaggas berbagai macam program di bidang kelautan dan perikanan. Salah satunya adalah mengembalikan kejayaan udang sitto (windu) di Sulawesi Selatan. Dia yakin jika potensi dan produktifitas komoditi andalan ini dimaksimalkan, akan mendorong peningkatan devisa bagi Sulsel.
“Yang paling penting harus dipahami adalah, Sulawesi Selatan bukan daerah pertambangan. Potensi pertanian dan perikanan kita melimpah. Kita pernah jaya dengan udang sitto. Jadi mari kita kembalikan kejayaan tersebut,” ungkapnya.
Di Sulsel udang ini memang pernah berjaya, namun berbagai tantangan dan kendala dihadapi. Seperti kualitas indukan dan virus.
Sedikit mengenang masa lalu, data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, di tahun 1970 udang windu di Sulsel mulai dikembangkan secara massal, seiring ditemukannya pembenihan buatan. selanjutnya perkembanganya sangat pesat. Lahan budidaya sudah mencapai 98.000 Ha.
Tahun 2000 menjadi tahun emas dan puncak kejayaan budidaya udang windu. Angka eskpor merupakan yang tertinggi yaitu 8.885,5 ton atau setara dengan 102,76 juta dollar. Saat itu, Sulawesi Selatan menguasai 14,8 persen produksi nasional.
Salah satu yang menjadi perhatian orang nomor satu di Sulsel ini adalah persoalan Perusahaan Daerah (Perusda).
Dia berharap Perusda yang berada di bawah naungan Pemprov Suls dapat meningkatkan kinerja dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bagi Mantan Bupati Bantaeng ini, Perusda harus menjadi profit center (pusat laba) bagi Pemerintah Provinsi Sulsel melalui PAD. Bukan justru membebani APBD.
“Sekarang ini kebutuhan pembangunan kita terus meningkat, kita berharap Perusda menjadi profit center bukan membebani APBD. Harusnya menghasilkan, kalau down (rugi) mengapa down, Perusda harus inovatif dan kreatif, membangun usaha yang memberikan profit, intinya bagi saya perusda itu ciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan tiada hari tanpa inovasi da kita selalu berpikir bagaimana menghasilkan,” harapnya.
Nurdin berencana akan mengevealuasi Perusda yang ada saat ini. Jika ditemukan ada yang merugi terus dan membebani APBD, akan dilikuidasi.
Dia juga menggagas hadirnya Perusda yang bergerak di sektor pertambangan. (rhm)

Exit mobile version