PANGKEP, BKM — Dari 850 formasi CPNS yang diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep, ternyata yang disetujui Kemenpan RB sebanyak 471. Jumlah ini terbagi atas tenaga kesehatan 227, tenaga pendidikan 137, tenaga teknis 30, dan formasi khusus K2 sebanyak 77 orang.
Untuk formasi umum tenaga kesehatan memiliki peluang terbesar, yakni tenaga keperawatan yang membutuhkan lulusan Diploma 3 Keperawatan sebanyak 24 orang. Kemudian formasi umum untuk tenaga kependidikan guru bahasa daerah sejumlah 23 orang.
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pangkep, Fharmawaty, ketika dihubungi BKM, Selasa (18/9), membenarkan jika pihak Pemkab Pangkep sudah menerima jumlah formasi CPNS dari Kemenpan RB.
”Tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan yang terbanyak jumlah formasinya. Tenaga kesehatan sebanyak 227 dan tenaga pendidikan 137 orang, tenaga teknis 30, dan formasi khusus K2 sejumlah 77 orang,” kata Fharmawaty.
Sekretaris BKPPD ini belum memastikan kapan jadual pendaftaran penerimaan CPNS untuk Pemkab Pangkep. ”Kita masih menunggu jadual resmi yang akan dikeluarkan pihak Kemenpan RB. Jadi kepastian tentang jadual pendaftaran sangat tergantung dari Menpan,” kelitnya.
Kendati Fharmawaty tidak merinci dari masing-masing formasi CPNS, tetapi berdasarkan penelusuran informasi yang dilakukan, ternyata formasi Diploma 3 Keperawatan membutuhkan 24 orang dan guru bahasa daerah sebanyak 23 orang.
Untuk CPNS tenaga dokter, peluang terbesar ada pada dokter umum dan dokter gigi. Jumlah formasi dokter umum sebanyak 14 orang dan dokter gigi 12 orang. Sedangkan formasi tenaga teknis sebanyak 30 orang, memiliki peluang terkecil dibandingkan formasi untuk tenaga kesehatan dan pendidikan.
Untuk tenaga teknis yang disetujui Kemenpan RB, yakni Diploma Tiga Tehnik Sipil (Pemeliharaan Sumber Daya Air) sebanyak 4 orang, S1 Teknik Sipil dan Arsitek (Jalan dan Jembatan) 4 orang, dan S1 Teknik Sipil (Pengawas Irigasi) membutuhkan 3 CPNS. (udi/mir/c)