Site icon Berita Kota Makassar

Kapten Begal Sukaria Tewas Tertembak

MAKASSAR, BKM — Menjelang pagi, Jumat (21/9) pukul 05.45 Wita. Warga Jalan Nikel tiba-tiba dikagetkan suara gaduh.
Dari badan jalan terdengar teriakan. Tak berselang lama ada suara letusan pistol sebanyak tiga. Dor…dor…dor. Seketika itu juga seorang lelaki terkapar di jalan dengan kondisi berlumuran darah.
Sejumlah lelaki bersenjata mengevakuasi lelaki yang terkapar itu ke sebuah mobil. Ada pula seorang lelaki bersenjata yang mengalami pendarahan hebat. Ia terluka pada bagian tangan dan lehernya sebelah kiri.
Belakangan diketahui jika lelaki bersenjata itu adalah aparat kepolisian dari Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar. Ia terluka akibat diserang saat hendak menangkap seorang begal. Penyerangnya adalah pria yang ditembak tersebut.
Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar Kombes Pol Irwan Anwar, menyebut jika lelaki yang tertembak itu adalah tersangka begal. Ia dijuluki sebagai Kapten Begal Sukaria.
Timah panas menembus dadanya. Tindakan tegas dilakukan tim Jatanras, karena tersangka melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
”Tersangka menyerang polisi dan menikamnya. Bripda Yus terluka di tangan dan leher sebelah kiri. Personel lain yang melihat kejadian itu langsung melepaskan tembakan dengan tujuan hendak melumpuhkannya. Tersangka akhirnya meninggal,” jelas Kombes Irwan.
Sementara Bripda Yus karena mengalami pendarahan hebat. Personel Jatanras kemudian mengevakusinya ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis.
Sebelumnya, kata perwira tiga bunga melati di pundaknya ini,tersangka bernama Kemal (25) ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia terlibat dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Tersangka kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Di antaranya di Jalan Urip Sumohardjo, Jalan Paccerakkang, Jalan Cenderawasih, serta Jalan Pengayoman di depan Hotel Grand Imawan.
Saat melancarkan aksinya, tersangka tidak segan-segan melukai korbannya. Ketika penyelidikan berlangsung, tersangka terdeteksi tengah berada di Jalan Nikel. Tim Jatanras langsung mengepungnya. Saat itulah tersangka menyerang menggunakan senjata tajam, dan polisi menembaknya.
Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni satu unit motor Honda Beat warna oranye. Satu senjata tajam. Ketapel dan dua batang anak panah besi. Serta satu unit gawai warna emas. (ish/rus)

Exit mobile version