Site icon Berita Kota Makassar

Pesta Pernikahan Berujung Musibah

GOWA, BKM — Pesta pernikahan di Dusun Likuboddong, Desa Sengka, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa berujung tragis. Musibah menimpa tetamu yang hadir di acara ini. Mereka keracunan makanan yang disajikan pemilik hajatan.
Peristiwa berlangsung, Sabtu (22/9) pukul 17.00 Wita. Tiba-tiba saja sejumlah tamu undangan mengalami pusing disertai muntah.
Menjelang pukul 19.30 Wita, suasana pesta makin terganggu. Tetamu yang datang kian bertambah panik.
Pesta yang bertempat di kediaman seorang warga bernama Mas’ud Dg Lala (55) itu akhirnya menjadi kacau. Undangan banyak yang mengeluh sakit. Mereka pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.
Mas’ud tidak menyangka musibah akan terjadi dalam pesta yang digelarnya. Sebanyak 29 tamu undangan terpaksa dievakuasi ke Puskesmas Bontonompo malam itu juga. Mereka mengaku mengalami pusing dan mual tiba-tiba seusai menyantap masakan aneka jenis yang dihidangkan di atas meja.
Camat Bontonompo Selatan Mappatangka yang dihubungi, Minggu (23/9) siang membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, hingga Minggu malam pukul 20.00 Wita, pihaknya menerima laporan sebanyak 29 orang tamu yang dirawat di puskesmas dengan indikasi keracunan.
“Iya, dari data yang masuk ke kami, sebanyak 29 orang tamu yang saat itu sedang makan hidangan pesta, mengalami gejala keracunan,” ujar Mappatangka.
Setelah menjalani perawatan intensif dari petugas medis puskesmas, tambah Mappatangka, tersisa tiga orang yang masih dirawat hingga kemarin. Sementara yang lainnya sudah diperbolehkan pulang, karena kondisinya sudah pulih.
Farida, seorang staf Puskesmas Bontonompo 1 membenarkan masih adanya tiga orang yang dirawat. ”Katanya, setelah makan makanan yang dihidangkan di pesta, mereka mulai mengalami pusing dan mual serta langsung muntah,” terangnya mengutip pengakuan pasien.
Tentang apa penyebab sehingga makanan di pesta itu menyebabkan keracunan, Mappatangka mengatakan, hal tersebut ditangani petugas Kepolisian Sektor Bontonompo Selatan. Mereka telah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Herly Purnama yang dikonfirmasi, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi telah mengambil sampel makanan yang disajikan di pesta hajatan itu.
“Kasusnya sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Bontonompo. Sampel makanan sudah dibawa untuk dilakukan pengujian di laboratorium. Pemilik hajatan juga sudah dimintai keterangannya,” kata AKP Herly Purnama via WhatsApp, Minggu sore (23/9).
Kapolsek Bontonompo Iptu Syahrir, mengaku telah menurunkan personelnya untuk menyelidiki penyebab keracunan. ”Penyidik sudah memeriksa pemilik acara. Juga mengambil sampel makanan dan telah dibawa ke labfor,” tandasnya. (sar/rus)

Exit mobile version