GOWA, BKM — Sejumlah guru besar Universitas Muhammadiyah Makassar, menemui Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Senin (24/9/2018) pagi.
Kedatangan rombongan Unismuh yang dipimpin langsung Rektor Prof Abd Rahman Rahim ini rupanya datang khusus curhat terkait kondisi
Pabrik Pengolahan Jagung yang dimiliki Unismuh dan berlokasi di Kabupaten Gowa.
Rektor Unismuh Prof Abd Rahman Rahim kepada Bupati Gowa mengatakan sejauh ini pabrik pengolahan jagung yang dikelola Unismuh sudah berjalan selama enam bulan sebagai ujicoba. Bahkan produksinya setiap hari cukup menjanjikan.
“Dalam empat hari pabrik kami bisa memprodukai jagung olahan sebanyam 100 ton. Alhamdulillah para petani jagung di Gowa sudah memasok jagungnya ke pabrik cuma untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini kami masih sangat kekurangan bahan baku jagung sehingga kami yakin peningkatan produksi kami akan terkendala,” curhat Rahman.
Rahman pun berharap Bupati Gowa dapat memberikan arahan agar seluruh petani jagung di Gowa dapat memasok hasil panenannya secara langsung ke pabrik pengolahan jagung Unismuh agar produksi jagung olahan pabriknya bisa memenuhi kebutuhan pasar.
Mendengar curhatan itu, Bupati Adnan malah mensupport Unismuh. Menurut Adnan segala kegiatan ataupun aktivitas yang telah direncanakan Unismuh Makassar di Kabupaten Gowa, siap dibackupnya sepanjang berguna bagi masyarakat Gowa.
“Saya ini berdarah Muhammadiyah, maka apapun kegiatan yang akan diproyeksikan asalkan ini berguna bagi masyarakat, Inshaallah akan saya dukung dan support,” kata Adnan.
Terkait masalah kurangnya bahan baku jagung yang masuk ke pabrik pengolahan milik Unismuh ini, Adnan mengatakan pihaknya akan menfasilitasi untuk memberikan edukasi ke para petani jagung bagaimana cara menanam jagung sehingga menghasilkan kualitas yang baik dan memasoknya ke pabrik jagung Unismuh.
“Saya justru merasa senang dengan keberadaan pabrik ini, mengingat selama ini para petani kurang produktif untuk menanam jagung dikarenakan hasil panennya tidak memiliki tempat penyuplaian. Tapi dengan hadirnya pabrik pengolahan jagung ini akan menjadi solusi untuk para petani jagung menghasilkan jagung lebih banyak lagi. Saya berharap semoga ini dapat berjalan dengan baik,” kata bupati didampingi Dr Salam, Kadis Pendidikan Gowa.
Selain curhat soal kebutuhan pasokan jagung, kedatangan Rektor Unsimuh ini juga sekaitan mengundang secara langsung Bupati Gowa untuk meresmikan beberapa bangunan milik Unismuh yang berada di wilayah Gowa, sekaligus menghadiri pengiriman perdana jagung olahan hasil produksi Unismuh Makassar yang bekerjasama dengan Kementrian Pertanian.
“Inshaallah rencana pengiriman perdana jagung olahan ini kami laksanakan dalam waktu dekat ini. Semoga dengan merapatnya petani jagung di Gowa ini dapat memenuhi target produksi jagung olahan kami ke pasaran semoga ini menjadi awal yang baik,” terang Rahman. (saribulan)
