MAKASSAR, BKM — Pada sebuah rumah di Jalan Maros Raya, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya. Terdengar suara teriakan minta tolong.
Mereka yang mendengarkannya langsung berdatangan. Isak tangis pun pecah. Suasana menjadi geger.
Seorang warga setempat bernama Hendra (49) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Minggu (23/9). Kondisinya cukup mengenaskan. Jasadnya bahkan telah menimbulkan bau menyengat. Dan orang yang pertama kali menemukannya adalah adik kandungnya sendiri.
Aparat Polsek Biringkanaya yang tiba di lokasi langsung mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Selanjutnya korban dievakusi. Rencananya akan dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga tidak menyetujuinya, yang ditandai dengan surat penolakan otopsi.
Kapolsek Biringkanaya Kompol Nugraha Pamungkas, mengatakan mayat korban pertama kali ditemukan oleh saudaranya bernama Ari. ”Awalnya, adik serta keluarga mendatangi rumah korban dengan maksud hendak mengetahui kondisinya. Sebab tidak pernah ada kabarnya. Setibanya di rumah korban, tercium bau menyengat. Adik korban yang curiga berinisiatif memanjat dan mengintip melalui ventilasi rumah. Dia melihat tubuh kakaknya dalam posisi telungkup dan sudah tak bernyawa,” jelas Kompol Nugraha.
Mengetahui hal itu, pihak keluarga kemudian menyampaikan ke ketua RT setempat. Selanjutnya melaporkan ke Polsek Biringkanaya.
”Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Tim Biddokkes telah turun dil okasi melakukan olah TKP. Kami masih menunggu hasilnya ,” terang Kapolsek lagi.
Informasi yang diperoleh pihak kepolisian dari pihak keluarga bernama Herni Thahir dan Andi Lunrang, mereka sempat bertemu dengan korban di wilayah Antang, Kecamatan Manggala sepekan lalu. Setelah itu tak pernah bertemu lagi, hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia. (ish/rus)
Adik Temukan Kakaknya Tewas Membusuk
