BULUKUMBA, BKM — Civitas akademika Unibos mengembangkan Dumpi Ara melalui program kemitraan masyarakat berupa pelatihan, pembuatandan pemasaran Dumpi Ara sekaligus pengembangan usaha pangan di Kabupaten Bulukumba, Senin (24/9).
Usaha Dumpi Ara berlokasi di Desa Ara- Lembanna KecamatanBontobahari Kabupaten Bulukumba. Pola pengembangan melibatkan para pembuat DumpiAra (Penganan Khas Desa Ara), penjual kue di Desa utamanya pedagang yang berjualan sekitar objek wisata Apparalang.
Program yang dilakukan Tim Dosen Unibos, Fathimah Az.Zahra Nasiruddin dan Dr Muhammad Nur memberikan pelatihan pembuatan dan pemasaran Usaha Dumpi Ara yaitu pemilihan bahan baku Dumpi agar tahan lama dan cara membuat baik dari segi bentuk dan ukuran agar tetap cita rasa dapat dipertahankan sebagai penganan khas Desa Ara.
Selain dari proses pembuatan juga proses pemasaran dengan memberikan branding dan kemasan yang menarik dengan pasaran online
maupun langsung di pasar tradisional.
Menurut Fathimah program ini memberikan dampak positif dalam memotivasi para pembuat
kue dumpi dan pedagang kuliner tentang tata kelola dan manajemen pemasaran yang efektif dan efisien.
Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat desa, dapat membantu peningkatan ekonomi rakyat, dan pengemasan dengan Pemberian Label dan branding yang menarik.
Ketua Tim program PKM Usaha Dumpi Ara Andi Nilawati mengaku memberikan manfaat dalam memperkenalkan Dumpi Ara lebih luas
hingga ke luar kota, bukan hanya menjadi terkenal di Desa Ara.
Dumpi Ara merupakan pangan yang terbuat dari beras yang ditumbuk dan dihaluskan dengan campuran gula merah yang kemudian digoreng dengan teknik tertentu dengan warna alami gula merah sehingga menghasilkan cita rasa yang manis, legit, dan mengenyangkan. (rls)
Unibos Kembangkan Dumpi Ara
