Site icon Berita Kota Makassar

FPTH Demo DPRD Tator

MAKALE, BKM — Forum Pegawai Tenaga Honorer (FPTH) Tator menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Tator, Rabu (26/9). Mereka memperjuangkan nasibnya agar bisa diangkat sebagai PNS tanpa syarat.
Sekitar 100 orang tenaga honorer Kabupaten Tana Toraja bergabung dalam aksi tersebut.
Bahkan sejumlah honorer ada yang sudah mengabdi sejak tahun 1999.”Setiap penerimaan CPNS kami seolah terabaikan,”teriak para pengunjuk rasa.
Korlap aksi Frans Sosang menyatakan kedatangan mereka ke DPRD untuk mendapatkan perhatian pada penerimaan PNS tahun ini.
Menurut Frans, formasi PNS Tana Toraja 2018 sebanyak 128 orang terdiri dari honorer K2 29 orang dari guru 81 orang, kesehatan 10 orang, dan tenaga teknis 8 orang.
”Kenapa kami belum terakomodir padahal sudah mengabdi dan memberikan yang terbaik,” ujar Frans.
Frans menawarkan solusi agar UU ASN NO 5 tahun 2014 direvisi sehingga seluruh honorer K2 bisa terakomodir.
Wakil Ketua DPRD Tator Andareas Tadan dan Wabup Victor Datuan Batara saat menerima aspirasi pengunjuk rasa di lobi Gedung DPRD menjelaskan, aspirasi pengunjuk rasa menjadi perhatian dewan untuk diteruskan kepada yang berwenang.
Wabup Victor Datuan Batara pada kesempatan itu menegaskan, menerima semua tenaga honorer yang sudah mengabdi di Pemkab dibatasi soal anggaran.
”Persoalan tidak terakomodir semua tenaga honor sebab regulasinya dari Pusat, sehingga formasi yang turun Pemkab hanya tindaklanjuti,” tukas Victor. (gus/C).

Exit mobile version