Site icon Berita Kota Makassar

Balap Motor Dicurangi, Sinjai Protes

PERTANDINGAN pada cabang olahraga balap motor Porda XVI di Kabupaten Pinrang diwarnai aksi protes. Kontingen Sinjai menilai panitia menyalahi hasil keputusan technical meeting. Aturan yang sudah disepakati sebelumnya diduga telah dilanggar oleh salah satu peserta lain.
Salah seorang atlet cabor balap motor kelas 150 cc perseorangan yang diperlombakan ini di jalur dua Terminal, Kecamatan Paleteang, Pinrang, Kamis sore (27/9) bermain curang. Diduga kuat peserta menggunakan peralatan gas motor bukan bawaan yang sesungguhnya.
Padahal, dalam keputusan technical meeting yang telah ditandatangani oleh semua pihak penyelenggara lomba, menyebutkan dalam point dua bahwa setiap pebalap tidak diperbolehkan mengganti gas motor.
Uki, salah satu tim pemeriksa kendaraan yang ditemui, mengaku jika motor atlet yang dimaksud bukan dari bawaan. “Dari hasil pemeriksaan memang benar ditemukan kalau motor tersebut bukan dari bawaannya. Namun, terkait ini yang berhak memutuskan adalah juri, apakah didiskualifikasi atau tidak. Sepenuhnya kita serahkan ke juri,” tandasnya.
Ketua Ikatan Balap Motor Sinjai Chaeril Anwar, sangat menyayangkan jika keputusan technical meeting dilanggar.
“Ini kan jelas aturannya, siapa yang melanggar maka harus didiskualifikasi. Seharusnya tim juri tegas dalam mengambil keputusan,” jelasnya.
Ketua Panitia Lomba Balap Motor Porda XVI Pinrang Fakhrullah, juga menyerahkan peneyelesaian masalah ini ke tim juri. Demikian pula dengan pimpinan Lomba Balap Motor Porda XVI Pinrang, Multazam.
Sementara tim juri Darmawan mengungkapkan, keputusan dari protes ini akan dibahas di internal juri sebelum dipublikasikan pada Jumat hari ini (28/9).
“Ini kan sudah diprotes melalui surat. Kita tunggu saja hasilnya. Akan diumumkan sebelum Porda berakhir,” ujarnya.
Ketua KONI Sinjai Suhardiman, meminta integritas dan independensi tim juri agar persoalan dan protes dapat diputuskan secara adil sesuai dengan hasil technical meeting lomba.
“Kami minta independensi tim juri mengenai hal ini. Karena jelas, bila keputusan technical kalau dilanggar pasti ada sanksi,” tandasnya. (ady/rus/c)

Exit mobile version