BANTAENG, BKM — Ratusan tenaga honorer kategori dua (K-2) kembali menggelar aksi di Kantor Bupati Bantaeng, Kamis (27/9)
Mereka mendesak pemerintah untuk membatalkan pengangkatan CPNS kategori umum.
“Batalkan pengangkatan CPNS kategori umum. Prioritaskan pengangkatan honorer K2 karena sudah mengabdi lebih dari sepuluh tahun,”seru Subhi, salah seorang honorer.
Forum guru honorer juga meminta perwakilan Pemkab dan DPRD bersama-sama menyuarakan aspirasinya. Asisten II Bidang Ekonomi H Syamsul Suli bersama dua legislator, yakni Muhammad Asri (PKB) dan Suwardi (PKS) tampil di atas mobil pic-up sound system.
Ketua forum K2 Bantaeng, H Arifuddin, menegaskan kepada rekan-rekannya, bahwa legislator yang pro aktif mengawal aksi dan memperjuangkan aspirasi mereka adalah Ketua Komisi A, Muhammad Asri dan anggota Komisi B, Suwardi.
Arifuddin juga meminta Kabag Hukum, Muhammad Rivai Nur menjelaskan persoalan rekruitmen CPNS. Apalagi Rivai pernah menjabat Kepala Bidang Pengadaan dan Diklat Pegawai BKDD.
Rivai tampil dan menyatakan dukungannya atas perjungan nasib tenaga honorer. Selaku mantan pejabat di BKDD (sekarang BKPSDM), Rivai paham betul alur rekruitmen CPNS.
Sehingga dengan tegas dia menyatakan, akan berjuang untuk pengangkatan semua honorer K2 tanpa tes dan tanpa batasan umur.
Menurut Rivai selaku Kabag Hukum, kalau menunggu revisi UU yang membatasi usia CPNS, itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karenanya, Rivai meminta Pemkab agar menyampaikan kepada pemerintah pusat agar segera menerbitkan peraturan pengganti undang-undang. (wam/C)
