Site icon Berita Kota Makassar

Sehari Dua Kebakaran di Gowa, di Taring 11 Rumah Hangus

GOWA, BKM — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Sehari, kebakaran melanda dua kecamatan berbeda yakni di Dusun Lambengi, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga dan di Desa Taring Kecamatan Biringbulu.

Di Lambengi, Desa Bontoala api memusnahkan hamparan semak belukar yang ada di belakang lahan eks pabrik es. Tidak ada korban jiwa maupun material lainnya.

Hanya saja warga sekitar sempat panik lantaran kebakaran nyaris merembes ke area permukiman warga di sekitarnya.

Beruntung tim Damkar Gowa segera tiba dan memadamkan hamparan api yang terjadi pada pukul 07.45 Wita, Jumat (28/9/2018).

Sementara titik kebakaran lainnya terjadi di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu pada hari yang sama pada pukul 10.00 Wita.

Di desa berbatasan Kabupaten Jeneponto ini sedikitnya 11 rumah penduduk hangus diamuk api. Kebakaran di Taring ini hanya bisa ditolong oleh tim Damkar Kabupaten Jeneponto.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Disdamkar Gowa, Mustamin Arga kepada Beritakota Makassar, pukul 17.45 Wita mengatakan, kebakaran di belakang eks lahan pabrik es dapat dikuasai tim Damkar Gowa sehingga api tidak menjalar ke area permukiman.

“Iya petugas Damkar dapat memadamkan api dan memutus rambatan api ke area lainnya,” kata Mustamin saat dikonfirmasi petang tadi.

Sementara untuk kebakaran di Desa Taring dan mengakibatkan 11 rumah hancur menurut Mustamin pihak Damkar Gowa hanya bisa berkoordinasi dengan tim Dinas Damkar Kabupaten Jeneponto.

“Iya hari ini kebakaran terjadi di dua titik di kecamatan berbeda. Di Lambengi terjadi pukul tujuh pagi dan di Taring Biringbulu pada pukul sepuluh kemudian. Untung tim Damkar Jeneponto dekat dari lokasi kebakaran,” kata Mustamin.

Mengenai kejadian kebakaran ini Mustamin mengimbau agar masyarakat lebih waspada lagi di puncak musim kemarau tahun ini.

“Jangan membakar sampah dalam kondisi yang besar sebab bisa jadi tidak bisa dikendalikan. Sebaiknya jika ingin membakar sampah harus diawasi jangan ditinggalkan. Kami juga imbau agar masyarakat mewaspadai arus pendek, termasuk penggunaan kompor apabila selesai beraktivitas di dapur sebaiknya dimatikan. Dan kalau memasak jangan ditinggalkan. Demikian halnya berhati-hatilah menggunakan lilin di malam hari juga penggunaan obat nyamuk bakar dan lainnya. Jangan buang puntung rokok sembarangan. Sebab semua itu berpotensi memicu kebakaran,” tandas Mustamin. (saribulan)

Exit mobile version