MAROS, BKM — Seorang security Trans Studio Mall (TSM) Saddam Fahri (28) dihadiahi timah panas oleh tim Resmob Polres Maros dibantu Timsus Polda saat dijemput di tempat kerjanya di Trans Studio, Jumat pagi (28/9/2018).
Pelaku yang merupakan warga Maros, jalan Veteran, Kelurahan Bajubodoa, Kecamatan Maros Baru ini di tembak, karena terlibat aksi begal beberapa kali dalam wilayah hukum Polres Maros.
KBO Reskrim Polres Maros IPTU Hendra Mangera mengatakan, dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan, dengan cara mengikuti korban dengan mengendarai sepeda motor matik honda beat hitam miliknya.
Dalam aksinya, dia tak segan-segan menyerang korbannya dengan cara memukul.
”Kronologis kejadian saat korban hendak berjalan kaki menuju ke rumahnya, pelaku dari belakang langsung menghantam korban dengan pukulan sehingga korban terjatuh dan pingsan,” katanya saat press release di ruangan Jatanras Polres Maros, Jumat (28/9).
Dia menjelaskan, pelaku temasuk nekat melakukan aksinya. Karena aksinya tersebut dilakukan pada sore hari sekitar pukul 17.00 wita pada Sabtu 22 September lalu.
Hendra menjelaskan, pelaku sempat menyembunyikan korban tidak jauh dari TKP saat korban terjatuh pingsan dan disitulah pelaku menggasak handphone korban.
“Pelaku mengambil handphone korban kemudian langsung menjualnya. Ketika hendak disuruh menunjukan barang bukti, pelaku bersikeras untuk tidak mengakui tempat dia menjual handphone korban, terpaksa tim Resmob Polres menghadiahi timah panas,” katanya.
Dari keterangan tersangka pernah menjadi Satpol PP kabupaten Maros karena pengurangan karyawan akhirnya tersangka menjadi security di salah satu wahana bermain di Makassar.
Sementara itu, korban bernama Ica warga Perumahan Palu Cipta Maros terpaksa dirawat di RS Wahidin Sudirohusudo Makassar setelah 2 hari tak sadarkan diri lantaran terkena pukulan tangan pelaku.
Atas perbuatannya tersebut tersangka terpaksa dikenakan Pasal 365 Ayat 1 dengan hukuman penjara 9 tahun penjara. (Askari)
