MAKASSAR, BKM — Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tetap memiliki harapan untuk ikut pada kontestasi pemilihan wali kota (Pilwali) Makassar pada 2020 mendatang. Olehnya itu, salah satu strategi untuk memuluskan langkahnya pada perhelatan demokrasi itu nantinya, Danny kemudian memutuskan untuk masuk dan bergaung menjadi kader partai politik di Nasdem.
Sebelumnya, putri Danny, yakni Aura Aulia Imandara juga lebih dulu bergabung dengan partai yang dibangun oleh Surya Paloh itu. Bahkan Aura tercatat sebagai calon anggota (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Nasdem. Ia bertarung di daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Selatan I, meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar.
Selain Partai Nasdem, Danny juga ingin menjalin hubungan yang sangat dekat dengan Partai Perindo. Dia pun memasukkan istrinya, Indira Yusuf Ismail menjadi caleg DPR RI, juga lewat dapil Sulsel I.
Suwadi Idris dari Indeks Politika Indonesia (IPI), menilai bahwa Danny sadar betul pentingnya membangun kekuatan politik. “Oleh karena itu, Danny Pomanto dan putrinya masuk Nasdem. Ini tentunya akan membantu Nasdem meraih kursi cukup untuk kota Makassar. Agar kelak bisa membantunya pada pilwali 2020. Namun dia tetap merawat partai yang sudah dekat dengannya, yaitu Perindo dengan mendorong istrinya berkontribusi suara bagi partai Perindo,” ujar Suwadi, Jumat (28/9).
Dosen politik dari Universitas Hasanuddin Makassar Dr Azwar Hasan, menyebut langkah yang diambil Danny merupakan fenomena hasrat berkuasa untuk jangka waktu yang lama. “Itu fenomena hasrat berkuasa dengan tetap berada di atas kekuasaan. Dengan cara mulai membangun klan dinasti kekuasaan,” ujar Aswar Hasan, kemarin.
Hanya saja, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Makassar Andi Rachmatika Dewi, tidak sependapat dengan apa yang disampaikan Azwar Hasan. Menurut Cicu –panggilan akrab Andi Rachmatika Dewi–, masuknya pasangan Syamsu Rizal alias Deng Ical ini dengan bergabung ke Partai Nasdem untuk memenangkannya dalam pemilu 2019 mendatang.
“Pastinya memenangkan Nasdem. 2014 Makassar posisi Nasdem ke empat dan mendapat posisi wakil ketua DPRD,” jelas mantan wakil ketua DPRD Sulsel ini kemarin.
Cicu yang menjadi wakil Munafri Arifuddin di pilwali lalu, menegaskan soal target partainya di pileg 2019 nanti. “Target kita (Nasdem) kan pemenang di pileg 2019. Semoga pak Dany Pomanto menjadi amunisi tambahan untuk mencapai target itu,” ujar Cicu yang pada pilwali lalu menjadi lawan Danny Pomanto. (rif)
Strategi Menuju 2020 dan Hasrat Berkuasa
