LUWU, BKM — Tim Kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Luwu dipimpin oleh dr. Adi Satrawijaya, M.Kes telah berada di kota Palu, Senin(1/10/2018) dan langsung melakukan tugas sosial kemanusiaan dengan terlibat langsung memeriksa kondisi kesehatan masyarakat korban Gempa dan Stunami di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Palu.
Tim IDI Kabupaten Luwu yang berangkat dengan menggunakan dua unit kendaraan roda empat melibatkan dua dokter Specialis Bedah dan Anastesi, tiga dokter umum, tiga Perawat dan satu penata Anastesi ini telah melakukan beberapa tindakan Medis sesampainya di RSUD Undata Palu.
“Setiba kami disini kami langsung memberi tindakan medis seperti melakukan Checking Pasien. Karena di luar rumah sakit telah berdiri tenda penampungan untuk para korban gempa terutama pasien pre operasi,” kata dr. Adi.
Dijelaskannya, sejauh ini tim doker dari IDI Luwu sudah melakukan tindakan medis berupa operasi persalinan sesar, pemasangan gips pada pasien yang mengalami patah tulag betis dan operasi Laparatomi pada pasien yang mengalami Post Trauma Abdomen.
“Untuk tim medis dari IDI Luwu sementara standby di rumah Sakit Undata sampai menunggu arahan dari kepala tim layanan kesehatan untuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami ini,” beber dr Adi.
Selain tim kesehatan beranggotakan para doker ahli, umum dan perawat, Pemkab Luwu pula telah mengirim tim bantuan penyaluran bencana gempa dan stunami di Palu dan Donggala.
Tim Kemansusiaan pemkab Luwu sejak Minggu (30/9/2018) telah di lepas pemberangkatannya dan saat ini sedang dalam perjalanan.
“Tim kemanusiaan dari Pemkab Luwu sedang dalam perjalanan. Informasi terakhir sudah berada di Poso,
mereka langsung masuk ke titik sasaran korban bencana Gempa Bumi dan Stunamai baik di Palu maupun Donggala,” kata Wabup Luwu Amru Saher. (irwan musa)
