Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan, semua layanan kesehatan yang diperoleh korban gempa dan tsunami Palu digratiskan. Dia pun menjanjikan akan memberikan pelayanan yang lebih maksimal, khususnya mereka yang dievakuasi ke rumah sakit milik Pemkot Makassar.
“Jadi semua layanan kesehatan gratis. Sama sekali tidak ada yang dibebankan kepada korban gempa. Semua kebutuhannya kita akan penuhi dan layani dengan baik dan maksimal,” ujarnya saat mendatangi RS Daya, Selasa (2/10).
Dalam kunjungannya, wali kota yang akrab disapa Danny ini berinteraksi langsung dengan para korban. Termasuk dengan Atina (31), warga Sigi, Sulawesi Tengah yang pada malam sebelumnya melahirkan bayi kembar tiga.
“Di balik sebuah musibah, masih ada keberkahan dan hal-hal baik yang ikut diberikan. Terutama bagi ibu Atina yang berhasil dan dengan selamat melahirkan tiga orang bayi di RS ini,” kata Danny.
Dari pantauan BKM, ibu tiga bayi kembar masih terbaring di di Ruang ICU. Pascaoperasi cesar, kondisi fisiknya terus membaik. Direncanakan dia segera dipindahkan ke ruangan lain. Sementara tiga anaknya masih berada di ruang bayi lantai dua RS Daya.
Zainal Abidin, suami Atina yang juga ayah bayi kembar tiga itu tidak mampu menutupi rasa senangnya. Sebab ketiga buah hatinya berhasil dilahirkan setelah melalui proses yang cukup panjang.
Dalam cerita singkatnya, Zainal mengaku sempat sedikit bingung mencari pertolongan membantu istrinya untuk melahirkan. Di Kota Palu usai gempa, peralatan medis semua rumah sakit mengalami kerusakan. Agar istrinya mendapat perawatan dan pertolongan, diapun meminta pihak bandara memberangkatkannya ke Makassar.
“Semua peralatan di RS Kota Palu rusak usai gempa. Pada tanggal 30 September kemarin adalah waktunya untuk melahirkan. Jadi saya ke bandara Palu minta ke pihak bandara untuk memberangkatkan saya dan istri ke Makassar. Akhirnya, Alhamdulillah berhasil dan selamat melahirkan juga,” tuturnya.
Adapun anak pertamanya yang laki-laki diberikan nama Nugraha. Nama tersebut diambil dari nama dokter yang telah berhasil membantu istrinya dalam porses kelahiran tiga bayinya, yakni Dr Nugraha Utama Pelupessy. Usai mengoperasi Atina, Dr Nugraha terbang ke Perancis untuk melanjutkan tugasnya.
“Yang dua perempuan belum ada saya kasih nama. Nanti saya kasih setelah istri saya sudah dipindahkan dari ruang ICU,” tutupnya. (arf/rus)
Danny: Semua Layanan Kesehatan Gratis
