MAKASSAR, BKM–Progres persiapan menyambut Makassar International Eight Festival (F8) telah sampai 85 persen secara konsep. Walaupun secara fisik, belum ada terlihat sama sekali di pusat kegiatan, Pantai Losari Makassar.
Banyak konsep yang dipaparkan dalam konferensi pers di Hotel Arthama, Selasa (2/10), mulai dari jumlah diplomat yang akan hadir lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, sampai kespektakuleran acara yang akan ditampilkan pada pelaksanaannya nanti, 10 sampai 14 Oktober 2018.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid, mengatakan, Khusus tamu luar negeri, sudah ada 27 negara yang menyatakan siap hadir. Diantaranya, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Italia. Meksiko, Malaysia, Australia, Polandia, Filipina, dan Spanyol.
Selain tamu luar negeri, ada juga sekira 30 perwakilan dari pemerintah se-Indonesia yang menyatakan kesiapan menghadiri event berskala internasional itu.
“Alhamdulillah, tim sudah bergerak dari beberapa hari lalu. Hingga hari ini (kemarin-red), sudah ada 27 negara menyatakan hadir.Olehnya itu, butuh dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan event F8,” harap Rusmayani.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan, akan ada banyak pagelaran spektakuler yang akan ditampilkan di F8 tahun ini. Seperti akan ada teater phinisi. Teater ini akan menggunakan perahu phinisi yang berjalan dari Centre Point of Indonesia (CoI) menuju Pantai Losari.
Dalam perjalanannya, perahu phinisi ini akan menampilkan berbagai atraksi diatas kapal, dengan dikawal oleh beberapa nelayan di dekat perahu phinisi tersebut.
Selain itu, akan ada Floating Zoo dengan tema volcano yang akan ditampilkan saat pagelaran. Ada juga Floating Urban Flora untuk para pemggemar tanaman, serta Floating Fish Market yang lagi-lagi melibatkan nelayan.
“Untuk Floating Fish Market, para pengunjung nantinya itu bisa berbelanja berbagai ikan di setiap perahu yang disediakan. Satu perahu nantinya disediakan satu jenis ikan. Jadi kita tampilkan juga nanti barbeque ala Makassar,” jelas Danny.
Akan ditampilkan pula Fly Avatar, balon besar yang dipakaikan lampu. Terbungkus seolah-olah seperti ubur-ubur yang menari-nari.
Dalam pagelaran ini juga akan ditampilkan tarian ala Makassar, yang dikatakan Danny tak kalah dengan Tari Saman saat pembukaan Asian Games. Begitu juga dengan pertunjukan pesawat sukoi, Karnaval, dan akan ada tedong bonga yang dipamerkan untuk memperlihatkan salah satu hewan khas di Sulsel.
Perencanaan yang cukup matang ini sepertinya belum dibarengi dengan perencanaan secara fisik. Hanya sebagian jalanan di dekat area CoI saja yang sudah teraspal. Sedangkan di Pantai Losari, terlihat belum ada sama sekali pemasangan properti.
Namun Danny mengatakan, persiapan secara fisik juga terus dilakukan. Rabu (3/10) hari ini rencananya sudah mulai terpasang lampu-lampu hias, begitupun dengan umbul-umbul F8. Sedangkan untuk pengaspalan jalan, Danny merencanakan tanggal 8 Oktober nanti sudah teraspal semua jalanan mulai dari CoI hingga Pantai Losari.
“Alhamdulillah, kesiapan kita sudah 85 persen tinggal penerapannya. Sehingga pembenahanpembenahan terkait tempat event dua tiga hari sudah selesai. Kita rencanakan juga tanggal 8 sudah diaspal semua,” ucapnya.(nug/war/c)
Danny: Sudah 85 Persen Persiapan F8
