MAKASSAR, BKM–Perebutan kursi untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan lewat daerah pemilihan (Dapil) II Sulsel atau Makassar B dinilai sangatlah ketat. Hal tersebut lantaran 16 partai politik (Parpol) hanya akan adu strategi guna berebut 6 kursi yang tersedia.
“Dengan jumlah pemilih dan caleg yang cukup banyak tentu, sementara kursi yang diperebutkan hanya enam tentu persaingannya sangat ketat,”ujar pemerhati politik dari Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir, kemarin.
Meski persaingan sangat ketat, namun para caleg utamanya petahana tetap optimistis untuk lolos dan terpilih.
Meski optimistis, namun politisi Partai Demokrat Sulsel Haidar Majid tak ingin sesumbar untuk bersaing dengan para politisi termasuk sesama kader di Partai Demokrat. Menurutnya, politisi yang terpilih itu tidak terlepas dari usaha dan doa. Kalau seorang telah berusaha dan berdoa, maka kemungkinan besar terpilih atas izin Allah SWT. “Kita tetap berusaha dan berdoa. Tinggal garis tangan mami apakah kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat,”ujar Haidar Majid.
Meski demikian, soal optimisme untuk kembali terpilih, bagi Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel ini tentu sangat tinggi lantaran kerja-kerja politiknya terukur. Diinternal Demokrat, Haidar yang pernah tercatat sebagai wakil ketua DPRD Makassar ini maju bersama Yusa Rasyid Ali yang berada di nomor urut 2, selanjutnya Hj Sri Pudji Chairul A Tau, Hidayah Muhallim, putra mantan Wali Kota Makassar dua periode Amirul Yamin Ramadhansyah Ilham Arief Sirajuddin serta Andi Rani Defiana.
Soal ancaman kursi Demokrat akan turun pada Pileg mendatang, Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe yakin bila suara partainya tidak turun. Bahkan pihaknya yakin bila suara partai berlambang bintang mercy ini akan naik di Pileg mendatang. Pada Pileg 14 April 2014 lalu, Demokrat mengontril 11 kursi dibawah Golkar yang meraih 18 kursi.
Sementara itu, Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel Andi Yusran Paris juga mengaku optimistis kembali terpilih. “Insya Allah, saya optimis kembali terpilih,”ujar Yusran Paris.
Di Pileg 17 April 2019 mendatang, Haidar dan Yusran mendapat nomor urut 1. Keduanya kembali akan bertarung dengan Imran Tenri Tatta dari Partai Golkar, Alex Palinggi dari Partai Hanura, Indira Mulyasari Paramastuti dari Partai Nasdem, Andi Mawang Batara Soli dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Hj Bonita Latif Usman dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Ashar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Susi Smita Pattisahusiwa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (rif)
Dapil Makassar B Sangat Ketat
