SOPPENG,BKM– Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak menduga ada sekitar seratusan warga Soppeng yang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Palu. Hal ini ia kemukakan berdasarkan laporan warga Soppeng saat ia meninjau lokasi bencana di Palu selama beberapa hari.
Dari jumlah tersebut, katanya, sudah ada enam orang yang diidentifikasi. Keenamnya telah dibawa ke Soppeng untuk dikebumikan.
“Selebihnya diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami. Utamanya yang ada di Jalan Manggis, Jalan Kelor dan Perumnas di Palu.
Kaswadi mengatakan banyak warga Soppeng meninggal dunia di dearah Palu Barat.
“Masih banyak yang belum dievakuasi dan untuk mengevakuasi derah tersebut harus menggunakan alat berat karena kami melihat langsung daerah tersebut memang sangat parah,“ ujarnya Kaswadi pagi ini.
Dia berharap agar pemerintah pusat cepat mengavakusi korban gempa yang meninggal dunia di daerah Palu Barat. (sartono)
