MAKASSAR, BKM — Hari Jadi Sulsel tahun ini akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jangan berharap akan ada pesta kembang api spektakuler seperti yang dipertontonkan di HUT ke-348 Sulsel pada 2017 lalu.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sudah mewanti-wanti agar peringatan Hari Jadi Sulsel tahun ini dibuat lebih khidmat dan sederhana.
“Saya mau sampaikan, hari jadi itu kilas balik, kita mengevaluasi. Sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai. Sejauh mana kelemahan yang ada. Kalau saya itu makna dari hari ulang tahun,” ungkapnya.
Dia menekankan, peringatan hari jadi juga harus menjadi momen untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah berjasa kepada provinsi ini.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Tautoto Tana Ranggina menjelaskan, konsep perayaan HUT Sulsel tahun ini akan mengedepankan efisiensi anggaran, sederhana, dan merakyat.
Persiapan pun mulai dilakukan. Pemprov sudah menggelar rapat awal membicarakan apa-apa yang akan dilaksanakan. Namun, semua yang dibicarakan masih sebatas konsep. Masih harus dilaporkan ke gubernur terlebih dahulu.
“Sejauh ini, belum ada agenda pasti yang akan dilakukan,” ungkap Tautoto.
Soal penganggaran untuk HUT Sulsel, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman, dialokasikan oleh masing-masint Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.
Jadi, misalnya Fashion Karnaval, itu dianggarkan di Dinas Perindustrian,” ujarnya.
Kegiatan lain seperti Launching Samsat Mobile Banking oleh Badan Pendapatan Daerah, serta tes urine oleh Satpol PP.
Hingga saat ini, belum ada tema pasti dari peringatan HUT Sulsel 2018.
“Belum ada tema, nanti kita sampaikan setelah panitia melapor ke gubernur,” kata dia.
Adapun dalam susunan kepanitiaan tersebut, Ketua Panitia dijabat Muh Firda (Asisten II), Sekretaris Panitia Imran Jausi (Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) dan Bendahara Andi Arwin Azis (Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah). (rhm)
HUT Sulsel akan Dikemas Lebih Sederhana
