SIDRAP, BKM — Orang tua korban Muh Rifky Ramadhan, Nurhayati meminta keadilan atas dugaan kekerasan putranya terhadap guru SDN 8 Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap.
Ibu korban Nurhayati saat ditemui BKM di Beauty Salon Kamis (4/10) mengaku anaknya yang masih duduk di kelas VI SD diduga ditampar oleh oknum guru yang juga wali kelasnya.
Menurut pengakuan Rifky, dirinya ditampar di wajah sebelah kanan saat melihat temannya bermain bersama di dalam kelas. Kejadiannya, Rabu (3/10) lalu.
“Saya hanya melihat teman-teman main didalam kelas. Tiba-tiba guru datang menegur mereka, saya pun menganggung angguk melirik keteman-teman. Mungkin nakira saya ejek guru makanya dia tampar saya,” ujar Rifky. Rifky mengalami luka memar dan kesakitan dibagian pipi kanannya. Kejadian yang diketahui orang tuanya itu mendatangi sekolah dengan niak baik mempertanyakan permasalahan itu.
Namun, saat di sekolah guru malah membanting meja. Mendapat perlakuan tidak baik orang tua Muh Reaky pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Panca Rijang.
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Panca Rijang berdasarkan Laporan Polisi (LP) dengan nomor: LP/102/X/2018/Sulsel/Res Sidrap/Sek.PR.
“Bahkan jalur damai sudah saya tempuh dengan mendatangi sekolahnya. Tapi caci dan maki saya dapat dari pihak guru bahkan meja di banting di depan saya,” sedihnya.
Atas kasus tersebut, kini Muh Rifky trauma dan tidak mau lagi ke sekolah. Kedua orang tuanya sudah beberapa kali membujuk namun dia ngotot tetap mau tinggal di rumah. (ady/C)
