Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswa Untad Asal Parepare Belum Ditemukan

PAREPARE, BKM — Innalillahi waInnailahi rojiun terdengar di rumah Muhammad Resnu Septina Habibie, mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu Sulawesi Tengah asal Parepare Sulsel.
Resnu termasuk salah satu korban bencana tsunami saat berada di pinggir laut Talise untuk melihat persiapan pesta Nomoni yang akan digelar. Namun hingga kini jazadnya belum ditemukan.
Orangtua Resnu, Herianti berharap pemerintah bisa menemukan anaknya yang hilang sampai saat ini.”Dimana keberadaan kamu nak,”ujar kata Herianti. Kedua orangtua Resnu berangkat ke Palu untuk mencari tahu tentang anaknya, namun hasilnya nihil. Tak ada satupun yang tahu. apakah dibawah air saat tsunami atau tertimbun dalam tanah ataukah masih selamat.
Kakak kandung Resnu, Regita Rulty Ananda yang dihubungi BKM di kediamannya di Kota Parepare mengatakan kabar keberadaan adik kandungnya belum diketahui. ”Sampai saat ini keberadaan Resnu belum ada,” ujarnya Kamis (4/10) sedih.
Ia menjelaskan, jika informasi terakhir Resnu yang diperoleh pada saat berada di Anjungan Nusantara Palu, sedang menghadiri festival budaya sebelum terjadi gempa dan tsunami Palu dan Donggala. “Terakhir, sepupu saya menginformasikan, bahwa dia (Resnu) ingin hadir di festival budaya yang dilaksanakan di Anjungan Nusantara. Saat gempa dan tsunami terjadi saya sudah kehilangan kontak,” katanya.
Resnu sudah tiga tahun berada di Palu untuk menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum Untad. ”Tolong temukan adik saya,” harap Regita. (smr/D)

Exit mobile version