Site icon Berita Kota Makassar

Tausiyah Ustadz Khalid Basalamah di Gowa Dibanjiri Jamaah

GOWA, BKM — Ustadz kondang tanah air Khalid Basalamah yang terkenal dengan ceramahnya yang lembut dan menyejukkan hati kembali hadir ditengah-tengah masyarakat Gowa.

Ia memberikan tausyiah pada Tabligh Akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kamis (4/10/2019) malam.

Ustadz Khalid Basalamah mengaku gembira kembali diundang datang ke Gowa. Menurutnya kegiatan tabligh akbar seperti ini sangat baik dilakukan.

“Saya sangat gembira ada yang mengadakan acara tabligh akbar, yang tentu sangat baik karena agama kita mengharuskan hal itu dalam menyebarkan kebaikan untuk saling mengingatkan,” kata ustadz Khalid Basalamah di hadapan ribuan masyarakat Gowa.

Tak bisa dipungkiri, sejak dirinya menjadi pendakwah banyak ceramah-ceramah agamanya yang beredar di youtube dan media sosial dengan pesan-pesan agama yang sangat ringan dan gampang dimengerti.

Sementara itu Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengungkapkan tabligh akbar ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gowa agar masjid tersebut bisa dijadikan tempat menuntut ilmu keagamaan.

Tak hanya itu dirinya membeberkan, Kabupaten Gowa akan rutin menggelar kegiatan keagamaan di Masjid Agung Syekh Yusuf ini.

“Ini sebagai upaya kita dalam memakmurkan masjid. Sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya mendorong peningkatan moral dan akhlak masyarakat rutin digelar, yang pastinya secara tidak langsung akan membawa masyarakat kita juga berlomba-lomba dalam kebaikan,” tambah Adnan.

Olehnya dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan silaturahmi antar pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa.

“Pendidikan, agama dan integritas menjadi penopang kami dalam membangun Kabupaten Gowa, semoga ketiga unsur ini bisa berjalan beriringan,” harap Adnan.

Diketahui sebelumnya, sejumlah ustadz tanah air hingga ulama besar telah didatangkan untuk mengisi pengajian di Masjid Agung Syekh Yusuf diantaranya yakni ustadz Yusuf Mansyur, ulama besar Timur Tengah Prof Washiyullah ‘Abbas dan Prof Ashim bin Abdillah Al Qaryuti. (saribulan)

Exit mobile version