MAKASSAR, BKM–Penyuluhan Bahasa Indonesia yang diikuti 40 jurnalis media se-Kota Makassar membentuk petisi Forum Bahasa Media Makassar (FBMM) yang berguna mengembangkan Bahasa Indonesia di media.
Menurut Kepala Balai Bahasa Sulsel yang diwakili oleh Syamsul Rijal dari Balai Bahasa Sulawesi Selatan dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengaku kegiatan ini menjadi wadah bagi media untuk mengetahui banyak mengenai pengembangan Bahasa Indonesia sesuai KBBI edisi Kelima.
“Melalui kesempatan ini, izinkan saya permohonan maaf dari kepala balai bahasa yang lagi kurang sehat. Tapi kami merasa bahagia karena antusias peserta penyuluhan bahasa media sangat aktif, mulai dari ejaan bahasa, pilihan kata, serapan bahasa, kalimat dan tata bahasa surat. Semoga apa yang dapatkan dari penyuluhan ini dapat menjadi pengetahuan baru,” ungkapnya saat penutupan di Gedung Balai Bahasa, Jumat (5/10).
Apalagi kini, balai bahasa mememerlukan media sebagai ujung tombak mengembangkan bahasa-bahasa yang mudah diserap oleh masyarakat. Menurut Syamsul, bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkala menginggat balai bahasa mempunyai visi misi untuk membina bahasa menjadi lambang negara.
“Meskipun masih sedikit, tapi semoga senantiasa melakukan kajian-kajian dengan bahasa kebahasaan. Mengapa kita lakukan kegiatan ini, menginggat peran media merupakan ujung tombak dan gerbang kebahasa-bahasaan yang sangat membantu mitra kerja dari balai bahasa,” jelasnya.
Belum lagi, banyaknya serapan itu diambil dari berbagai bahasa yang diperkenalkan oleh media.”Sebab dengan media kosa kata, baik serapan bahasa asing dan daerah, jika media yang memperkenalkan jauh lebih cepat diserap oleh masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini juga serempak diadakan di seluruh Indonesia yang diikuti semua unsur, dari pejabat, guru, mahasiswa dan media,” katanya.
Penutupan ini diakhiri dengan menandatangani petisi terbentuknya forum FBMM yang didalamnya seluruh pengiat media. FBMM juga diminta untuk giat melakukan penyuluhan bahasa dimasing-masing medianya. Terbentuknya FPMM langsung diketuai oleh Asnawin. (ita)
Penyuluhan Balai Bahasa Terbentuk Petisi FBMM
