MAMUJU, BKM — Para petani kakao yang ada di Batu Empat dan Bonehau telah menerima pembagian pupuk organik untuk intensifikasi pada tanaman kakaonya. Demikian disampaikan Kepala Seksi Pengelolaan dan Pemasaran pada kantor Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Kimoto.
Kimoto menjelaskan, para petani yang mendapat bantuan pupuk ini adalah mereka yang telah masuk dalam program intensifikasi tanaman kakao di wilayah pelaksana, yakni di Kabupaten Mamuju.
”Jatah pupuk organik untuk tanaman kakao yang dibagikan kepada para petani yang masuk dalam program intensifikasi tanaman kakao sebanyak 100 kilogram untuk setiap satu hektare lahan kakao yang kakao. Luas lokasi yang masuk dalam program intensifikasi sekitar 500 hektare. Lahan ini tersebar di Kecamatan Bonehau terdiri dari Desa Buttu, Desa Mapu, Desa Hinuang, dan Desa Sallu Tibo. Ditambah satu desa lainnya berada di Kecamatan Papalang adalah Desa Batu Empat. Semua desa yang masuk pada intensifikasi tanaman kakao telah disalurkan pupuknya,” papar Kimoto saat ditemui BKM di ruang kerjanya, kemarin.
Dikatakan, pemberian bantuan pupuk organik untuk intensifikasi tanaman kakao dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kualitas pada tanaman kakao yang mengarah pada peningkatan produktivitas tanaman maupun produktivitas buah pada tanaman kakao tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan pada kantor Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Waris, menyampaikan, proses penyaluran pupuk organik kepada petani yang masuk dalam program intensifikasi telah dilakukan secara maksimal.
Diharapkan dengan adanya bantuan pupuk organik akan dapat meningkatkan produktivitas pada tanaman kakao di wilayah yang masuk pada wilayah program intensifikasi.
”Kami juga telah melakukan langkah-langkah pembinaan kepada para petani yang mendapatkan program intensifikasi tanaman kakao ini. Bantuan pupuk organik sebanyak 500 ton untuk tahun 2018 ini anggarannya melalui APBN,” jelas Waris. (ala/mir/c)
Mamuju Kembangkan Program Intensifikasi Tanaman Kakao
