MAKASSAR, BKM — Uluran bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya terus berdatangan. Kali ini dari pengusaha asal Taiwan.
Direktur Yayasan Amal Tiga Roda Frank Chiang, mengatakan yayasan yang dipimpinnya ini berkumpul para pengusaha asal Taiwan yang punya bisnis di Indonesia.
“Ada 230-an anggotanya. Saat ada peristiwa kemanusiaan, kami tinggal diam saja,” ujarnya saat berkunjung ke redaksi Harian Fajar, Senin (8/10).
Seperti peristiwa gempa di Lombok, Yayasan Amal Tiga Roda ikut mendonasikan bantuan. Kalau dinominalkan, sebutnya, itu hampir Rp800 juta. Demikian pula untuk peristiwa di Sulteng. Donasi sebesar Rp1 miliar telah disiapkan.
“Namun donasinya kami konversi ke bentuk barang. Kami lihat makanan sudah banyak. Jadi kami fokus bantu untuk pakaian, selimut, tenda, bahkan material bahan bangunan. Itu supaya tepat sasaran,” jelasnya.
Kondisi di Sulteng, lanjutnya, tak perlu bicara banyak. Namun, butuh aksi konkret dan tindakan yang efisien untuk mengurangi beban masyarakat yang tertimpa musibah.
“Hari ini (kemarin) saya kembali ke Jakarta dulu. Infokan kepada teman-teman kondisi terkini, serta mengecek kesiapan teman-teman. Kami ingin bersinergi dengan Yayasan Kemanusiaan Fajar supaya bantuan segera sampai,” jelas Frank.
Ketua YKF Mustawa Nur mengantar langsung Frank Chiang. Ia menyampaikan terima kasihnya atas kepedulian Yayasan Amal Tiga Roda, yang bekerja sama YKF dalam penyaluran bantuan ke korban bencana Palu, Donggala dan Sigi. (*)
Pengusaha Taiwan Siap Bantu Palu Rp1 M
