Site icon Berita Kota Makassar

Pj Sekprov Bertugas Siapkan Sekprov Defenitif

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah melantik Ashari Fakhsirie Radjamilo sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi Daerah Sulsel, Rabu (10/10) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.
Ashari menggantikan posisi Tautoto Tana Ranggina sebagai Pj yang sudah bertugas selama enam bulan terakhir.
Pelantikan dihadiri hampir semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.
Pelantikan berlangsung cukup meriah. Seperti pelantikan Sekprov definitif, banyak karangan bunga yang berjejer rapi di depan gedung utama kantor gubernur sebagai ucapan selamat.
Akun facebook lelaki yang akrab disapa Karaeng Jaja itu juga banjir ucapan selamat.
Usai melantik Kr Jaja, NA langsung menginstruksikan Kr Jaja segera mempersiapkan Sekda definitif dengan menggelar lelang jabatan. Bukan hanya itu, Kr Jaja juga langsung diminta melalukan proses pengisian jabatan lowong di sejumlah OPD.
“Jadi jabatan lowong tidak boleh terlalu lama. Harus segera diisi dengan pejabat definitif,” ungkap Nurdin.
Dia juga menekankan, Sekprov betugas membantu melancarkan tugas-tugas administrasi. Seorang Sekprov juga harus intens menjalin komunikasi dengan BPKP dan BPK.
Nurdin percaya Kr Jaja dengan pengalamannya sebagai birokrat baik di kabupaten maupun provinsi, mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
“Sekda harus bikin terobosan. Kami tidak muluk-muluk. Bagaimana reformasi birokrasi bisa berjalan, tuturnya.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengatakan, malam sebelum dilantik, dirinya menghadap ke gubernur.
“Saya sampaikan, ijin Pak Gub apa yang harus saya lakukan. Pak Gub bilang jalan, persiapkan lelang jabatan,” jelasnya.
Dia pun langsung menindaklanjuti perintah tersebut. Proses administrasi untuk lelang jabatan langsung diurus.
Dia juga sudah memerintahkan staf di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel untuk berangkat ke Jakarta.
“Hari ini (Rabu kemarin), teman juga sudah berangkat ke Jakarta. Kami perintahkan ke Kemendagri dan langsung ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk berkonsultasi lelang jabatan,” kata lelaki yang juga menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel itu.
Setelah itu, menuju ke LAN Bandung untuk membicarakan soal job fit yang akan dimulai pada 20 Oktober.
“Jadi akan ada tiga gelombang yang akan berangkat ke sana nanti,” jelasnya.
Usai proses job fit kemudian dilakukan analisa, hasilnya dilaporkan ke gubernur untuk menentukan pejabat yang akan bergeser-geser dari posisinya. Usai melakukan pergeseran posisi, kalau ada jabatan yang kosong, baru akan dibuka lelang.
Konsultasi dan usulan lelang jabatan Sekprov dan Kepala OPD dilakukan secara bersama-sama. Tergantung mana yang terlebih dahulu mendapar ijin dari Kemendagri untuk dilaksanakan.
“Yang jelas mudah-mudahan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan, sudah terbit, langsung kita laksanakan,” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version