MAKASSAR, BKM — Tujuh orang mahasiswi dilarikan ke Rumah Sakit Labung Baji, Minggu dini hari (14/10) pukul 01.00 Wita. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengalami keracunan makanan.
Makanan yang dikonsumsinya dipesan secara online dari sebuah rumah makan di Jalan Bali. Mereka yang keracunan ini merupakan penghuni Asrama Putri Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng yang berlokasi di Jalan Kancil Utara, Makassar.
Korban keracunan itu masing-masing Ima Nuryatul Zhulayka (20), mahasiswi Fakultas Matematika Unismuh. Riska (20), mahasiswa Fakultas Sosiologi UNM. Murani (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Unismuh. Rusmawati (19), mahasiswi Fakultas Pertanian Unismuh. Husrinatul Mukkaramah (19), mahasiswi Fakultas Olahraga UNM. Hastini (19), mahasiswi Fakultas Ekonomi UNM. Dan Fitri, mahasiswi Fakultas Pertanian UNM.
Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto mengemukakan, beberapa saksi telah dimintai keterangannya terkait kejadian ini. Di antaranya saksi bernama Ramlah (20).
Kepada polisi, ia menjelaskan pada Jumat (12/10) pukul 12.00 Wita, dipesan makanan melalui WA. Selanjutnya dibawa oleh seorang lelaki bernama Abd Habib ke Aspuri Jalan Kancil Utara.
Di malam harinya pukul 17.00 Wita, makanan tersebut disantap bersama-sama. Dan pada Sabtu (13/10) pukul 08.00 Wita, beberapa dari mahasiswi itu mengalami sakit perut, pusing, lemas, mual dan muntah-muntah.
”Karena kondisinya makin lemah, pada pukul 23.00 Wita, sebanyak tujuh orang mahasiswi tersebut dilearikan ke RS Labuang Baji oleh teman se-asramanya. Selanjutnya mendapat perawatan medis,” terang Kompol Daryanto.
Makanan yang dipesan berupa nasi tumpeng beralas daun pisang. Menggunakan tempat yang menyerupai loyang warna hijau berbahan plastik. Menunya terdiri dari nasi kuning, mi goreng, tempe, tahu, ayam goreng, serta telur rebus yang diberi sambel. (jul/rus)
Tujuh Mahasiswi Keracunan Nasi Tumpeng
