Site icon Berita Kota Makassar

Diskopridagkop Sulbar Tingkatkan Kualitas Pelaku Koperasi

MAMUJU, BKM — Dunas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Sulawesi Barat, telah melakukan pelatihan perkoperasian. Pelatihan ini melibatkan para pengurus koperasi di enam kabupaten se-Sulbar.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa (8-9/10) di Hotel Berkah danTamboran ini dilakukan pembagian kelas pada sesi kegiatannya. Kepala Disperindagkop dan UKM Provinsi Sulbar, Drs Amir Maricar, MM, dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta yang mengikuti pelatihan perkoperasian ini, untuk tetap mengikuti pelatihan ini. Karena para pemateri akan menyajikan tentang manajemen yang baik dalam mengelola dan mengembangkan koperasi.
”Ilmu inilah yang dipetik secara baik. Sehingga setelah kembali dari tempat pelatihan ini, maka akan mendapatkan nilai tambahan ilmu kepada para pengurus, sehingga akan mampu diimplementasikan. Kami juga berharap, setelah mengikuti pelatihan ini para peserta akan mampu lebih meningkatkan kualitas pengelolaan koperasinya. Sehingga pengelolaannya secara baik dengan mengacu pada RAB. Juga pada tatanan perkoperasian yang baik dan mampu tumbuh secara baik di tengah-tengah masyarakat,” papar Amir Maricar.
Kepala Bidang Koperasi dan UKM pada Disperindagkop dan UKM Sulbar, Drs Darman, MAp, selaku pembawa materi, menyatakan, para peserta pelatihan dari pengurus koperasi yang ikut dalan pelatihan ini, diharapkan mampu menyerap apa yang disajikan para pemateri.
”Karena para pemateri yang kita kerjasama dalam pengembangan pelatihan ini, memang juga dari tim ahli, yakni dari Balai Koperasi Makassar,” kata Darman seraya menambahkan, dalam mengelola koperasi yang baik dan sehat, perlu juga ada perubahan pada pola manajemen koperasi yang dikelolanya.
Sementara itu, Drs Jalil, MIs, dalam materinya mengatakan, dalam menumbuhkan sebuah perusahaan utamanya perkoperasian, maka perlu juga ada rasa mencintai terhadap pekerjaan. Juga ada semangat ethos kerja terhadap pekerjaan yang diemban utamanya perkoperasian ini. Diharapkan kepada setiap peserta pelatihan yang mengikuti kegiatan ini, agar dapat memahami tupoksinya dalam setiap mengelola dan mengembangkan usaha yang dilakukannya.
Andi Syamiluddin, SPd. MAg, dalam penjelasannya mengatakan, para pengelola perkoperasian haruslah memahami pada manajemen pengelolaan yang baik. Sehingga apa yang dikembangkan pada sistem pengelolaan perkoperasian itu akan mampu berkembang secara baik. Jadi pada intinya, akan mampu memberikan harapan bagi masyarakat di sekitar wilayah melakukan pengembangan perkoperasian. Juga, memberikan lapangan kerja ketika ini tumbuh secara maksimal.
Muhamad Nur Fitrian, SE, dalam penjelasannya saat memberikan materi berharap agar para peserta mengetahui cara mengelola koperasi yang baik. Dimana, setiap pengelolaan perkoperasian akan mampu menumbuhkan persetaraan perekonomian dimasing masing daerah. (ala/mir/c)

Exit mobile version