GOWA, BKM — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 yang digelar Kodam XIV Hasanuddin kembali memilih Kabupaten Gowa sebagai area pelaksanaan.
Pada Senin pagi kemarin (15/10), TMMD yang dilaksanakan Kodam melalui Kodim 1409 Gowa ini dibuka resmi bupati Gowa di lapangan Malakaji, Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu.
Pembukaan TMMD ini dihadiri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Danrindam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Rafael Granada Bay, Kasrem 141 Toddopuli, Letkol Inf Bobi, Waka Polres Gowa, Kompol Muh Fajri Mustafa, Kajari Gowa, Susanto, para Dandim jajaran Korem 141 Toddopuli, para SKPD terkait lingkup Pemkab Gowa, para camat dan lurah serta kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat Tompobulu.
Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nur Subekhi, mengatakan, TMMD ke 103 merupakan kali kedua digelar di Kabupaten Gowa. Pada TMMD kali ini fokus menempatkan area kegiatan di empat kecamatan wilayah pegunungan Gowa, yakni Kecamatan Tompobulu, Biringbulu, Bungaya, dan Bontolempangang.
Pada empat kecamatan ini, kata Nur Subekhi dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan yakni bersifat fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik berupa lima pembuatan saluran irigasi, tiga peningkatan jalan lingkungan atau paving blok, satu pengecoran jalan dan satu lagi pengadaan pompa air dan rumah pompa.
Sementara untuk kegiatan non fisik meliputi penyuluhan bela negara dan Wasbang, penyuluhan pelestarian hutan lindung, penyuluhan pertanian, penyuluhan kesehatan dan KBKes. Penyuluhan deradikalisasi terorisme dan ISIS serta penyuluhan hukum.
”TMMD ini dilaksanakan dengan back up anggaran sharing Pemkab Gowa dan Mabes TNI dengan besaran alokasi Pemkab Gowa Rp1.527.311.000 meliputi untuk sasaran fisik sebanyak Rp1.497.311.000. Untuk non fisik Rp30.000.000. Sementara pagu dari Mabes TNI sebesar Rp368.500.000 juta yang diperuntukkan sebagai biaya operasional Satgas TMMD selama 34 hari kegiatan (15 Oktober sampai 14 Nopember 2018),” jelas Dandim Nur Subekhi.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD tersebut. ”Kegotongroyongan harus ditingkatkan. Sebab, TMMD ini awalnya dari rakyat dan kembali untuk rakyat. Mari kita menyatu untuk membangun Kabupaten Gowa,” kata Adnan usai menyerahkan simbolis peralatan kerja berupa sekop, cangkul dan lainnya kepada perwakilan personil Satgas TMMD termasuk masyarakat yang akan ikut bekerja. (sar/mir)
Dukung TMMD ke-103 Pemkab Gowa Gelontorkan Rp1,527 M
