Site icon Berita Kota Makassar

Polda Selidiki Dugaan SPPD Fiktif Pejabat Proyek Bedah Rumah

MAKASSAR, BKM — Diam diam tim penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sulsel mengusut dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif pejabat proyek bangunan Stimulan Swadaya Perumahan 2017-2018.

Leading sektor dalam proyek ini adalah SNVT Sarker Penyediaan Rumah Kementrian PUPR.

Dirkrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudiawan kepada wartawan, Senin (15/10/2018) membenarkan pengusutan kasus tersebut.

Menurut Yudiawan, selain dugaan SPPD fiktif, pihaknya juga menyelidiki dugaan TPK berupa Kemahalan harga satuan bahan bangunan pada bantuan stimulan swadaya perumahan 2017-2018.

Yudiawan menguraikan, terkait kasus ini, ada enam orang saksi yang telah diperiksa. Mereka adalah PPK  Rumah Swadaya, Iskandar Ismail, tiga tenaga fasilitator lapangan dan dua orang tim ahli.

“Dokumen yang telah kami sita adalah rekening koran, LPJ Kegiatan Rembung warga,” tegas Yudiawan yang juga mantan Penyidik KPK.

Penyelidikan kasus ini maaia terus digenjot. Dan apabilannditemukan dua alat bukti yang cukup, maka akan ditingkatkan ke tahapmpenyidikan. (*)

Exit mobile version