Site icon Berita Kota Makassar

Tim Pengabdian Fakultas Teknik Unhas Gelar Pelatihan Aplikasi Kontroller dan Sistem Photovoltaik

ENREKANG, BKM — Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Tim Pengabdian Fakultas Teknik Unhas melakukan pelatihan aplikasi kontroller dan sistem photovoltaik pada sistem penyiraman kebun. Kegiatan ini digelar terpusat di Kelurahan Balla, Kabupaten Enrekang, beberapa hari lalu.

Kegiatan ini dinilai membawa manfaat. Kegiatan ini melibatkan sekitar 20 orang peserta yang berasal dari beberapa kelompok tani yang ada di sekitar lokasi tempat kegiatan. Mereka merupakan mitra sekaligus sasaran utama kegiatan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi penggunaan sistem photovoltaik untuk digunakan menggerakkan pompa listrik karena area perkebunan berada di atas gunung sehingga tidak mempunyai sumber energi listrik sama sekali.

Dengan menggunakan sistem ini, selain masyarakat dapat menghemat pengeluaran untuk membeli bahan bakar, juga memberikan kontribusi terhadap pengurangan penggunaan bahan bakar minyak yang menimbulkan polusi.

Kegiatan ini di mulai dengan sebuah workshop atau pemberian materi dan diskusi yang diadakan di Kantor Kelurahan Balla dan dibuka secara secara resmi oleh Lurah Balla.

Kegiatan kemudian dilanjutkan keesokan harinya dengan pengaplikasian secara langsung sistem yang telah disiapkan oleh tim pengabdian di salah satu kebun milik petani.

Pada demonstrasi langsung ini, tim pengabdian berhasil menunjukkan bahwa alat yang disiapkan dapat digunakan secara baik digunakan dalam sistem penyiraman kebun petani.

Ketua tim pelaksanaan kegiatan yang juga merupakan salah seorang dosen pada Fakultas Teknik Unhas, Dr Faisal Mahmuddin menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang berhasil mendapatkan pembiayaan LPPM Unhas melalui skema Ipteks Bagi Wilayah (IBW) dalam rangka Dies Natalis Universitas Hasanuddin.

“Dengan kegiatan ini, petani dapat memanfaatkan sistem yang ditawarkan untuk meningkatkan efesiensi dan produktivitas mereka,” kata Dr Faisal melalui rilisnya,  Selasa (16/10’2018).

Pada akhir kegiatan ini, para petani peserta kegiatan mengutarakan ketertarikan mereka untuk mencoba menggunakan sistem dan peralatan yang ditawarkan oleh tim dan juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan di masa-masa yang akan datang. (saribulan)

Exit mobile version