Site icon Berita Kota Makassar

BKN: Tes CPNS Model CAT atau UNBK

MAKASSAR, BKM — Pemerintah sudah menutup pendaftaran CPNS Senin malam (15/10). Para pendaftar kini menunggu tahapan seleksi selanjutnya.
Usai ditutup, ternyata ada beberapa formasi yang dipastikan lowong alias tidak ada pendaftar. Di Pemprov Sulsel, didominasi oleh formasi dokter spesialis untuk sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo menyebut, total formasi yang lowong ada sembilan.
“Kenapa bisa sampai kurang pendaftar, khususnya untuk formasi dokter spesialis? Karena pendaftaran CPNS serentak dilakukan di seluruh daerah. Jadi banyak yang mendaftar di daerah lain,” ungkap lelaki yang akrab disapa Karaeng Jaja itu.
Sebenarnya, lanjut Penjabat Sekretaris Provinsi Sulsel ini, ada upaya untuk mengalihkan kuota lowong itu ke formasi lain yang juga dibutuhkan. Namun ternyata tidak bisa.
Selain melakukan verifikasi berkas para pelamar, BKD saat ini juga sedang mempersiapkan tes untuk para pelamar. Rencanaya, untuk Pemprov Sulsel, tes akan dilaksanakan dalam bentuk CAT BKN (Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara). Namun sejauh ini, lokasinya belum bisa dipastikan. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pusat soal itu.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar, Sayadi menjelaskan, terkait masih adanya formasi lowong tanpa pendaftar, akan ada kebijakan tersendiri yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB).
Soal lokasi dan sistem ujian yang akan diterapkan, menurut Sayadi pihaknya menggelar rapat dengan seluruh BKD. Ada dua pilihan yang diusulkan yakni model CAT maupun UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Pemerintah daerah diberi keleluasaan apakah akan melaksanakan seleksi model UNBK ataukah CAT BKN.
“Daerah diminta mengajukan surat ke Menpan, apakah akan melaksanakan ujian CAT ataukah UNBK,” jelasnya.
Untuk lokasi ujian, sejauh ini kata Sayadi, belum ada informasi yang diperoleh dari pusat.

1.019 Proses Verifikasi

Hingga hari terakhir pendaftaran CPNS di Pemerintah Kota Makassar, pendaftar telah mencapai 11.251 orang. Angka ini jauh dari jumlah formasi yang akan diterima, yakni hanya 481 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar Basri Rakhman, mengatakan saat ini belum semua berkas terverifikasi. Dari keseluruhan pendaftar, baru 10.232 yang sudah selesai diverifikasi. Selebihnya, 1.019 masih dalam proses.
Setelah semua verifikasi selesai, Basri mengatakan, selanjutnya akan diterbitkan kartu tes bagi pendaftar yang lulus verifikasi. Dari situ baru kemudian ada penentuan lokasi tes.
Waktu dan lokasi ujian, dikatakan Basri, juga belum dipastikan. Hanya saja, pemerintah akan menyediakan dua opsi tempat. Jika bukan di BKN, maka akan dilaksanakan di sekolah atau kampus tempat UNBK pernah berlangsung belum lama ini.
”Kalau dalam edaran Menpan, awalnya lokasinya di BKN. Terus, ada edaran lagi, BKN hanya bisa mengakomodir kantor lembaga atau pusat. Kalau kita di daerah dipersilahkan menggunakan lokasi UNBK,” kata Basri.
Basri menambahkan, beberapa pemerintah daerah di Sulsel sudah mengusulkan untuk menggunakan kantor BKN saja. Mereka beralasan, jika di sekolah, ditakutkan akan ada publik yang mencurigai pemerintah tidak bersih. Namun Basri menyatakan bahwa kecurigaan itu akan sulit.
“Bisa dibayangkan, misalnya kemampuan BKN Regional IV saja perangkat komputernya hanya 200. Nah, Makassar saja pendaftarnya sudah ribuan. Ini bisa berapa hari baru selesai. Belum daerah lain,” jelas Basri. (rhm-nug/rus/c)

Exit mobile version