MAKASSAR, BKM–Sebelum adanya timbul indikasi kecurangan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif 2019. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel berencana melibatkan awak media untuk berdiskusi bersama dalam mengawal Pemilu 2019.
Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengatakan bentuk pencegahan pelanggaran pada pemilu yang akan datang, salah satunya Bawaslu akan melibatkan media. Agar rekan-rekan media juga bisa terlibat dalam mencegah kecurangan-kecurangan Pemilu 2019 melalui sosialisasi menggunakan perangkat media.
Selain itu, pihak Bawaslu Sulsel telah mendiskusikan rencana ini untuk segera ditindaklanjuti bersama anggota Bawaslu lainnya. “Kami sudah diskusi dengan teman-teman (Bawaslu), kami akan memaksimalkan peran teman-teman media, mungkin redaktur media juga kami akan undang dulu, setelah itu wartawan-wartawan yang sering meliput kami undang juga,” ujarnya saat ditemui disela-sela acara, Selasa (16/10).
Saiful mengatakan, pertemuan antara Bawaslu Sulsel dan awak media bisa dirancang sekali dalam sebulan, atau dua kali dalam sebulan. Hal tersebut bisa direncanakan sesuai kondisi yang ada menginggat waktu saat ini sedang dirancang untuk keterlibatan tersebut. “Mungkin kita bisa buat pertemuan sekali sebulan atau dua kali sebulan, diskusi banyak hal sehingga peran media dalam menyampaikan pesan ini (informasi pencegahan kecurangan Pemilu) bisa lebih masif,” tambahnya.
Saiful juga mengatakan, langkah ini sebagai cara pengawas Pemilu untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selama Pemilu berlangsung. Saiful menegaskan, bukan berarti pihak Bawaslu tidak mau menindaki adanya kecurangan.
Kalau ada yang kedapatan curang wajib untuk ditindak. Namun, upaya pencegahan penting agar masyarakat tidak dirugikan. “Saya yakin banyak masyarakat kita yang melanggar bukan karena mau melanggar, tapi memang karena tidak tahu. Semestinya kita semua punya tanggung jawab untuk itu,” bebernya.
Sekali lagi Saiful mengajak pada awak media untuk bersama-sama mengawal Pemilu di Sulsel. Ajak masyarakat untuk tidak terlibat pelanggaran yang bisa merugikan dirinya sendiri. “Ayo awak media mari kita kawal proses ini, mari sampaikan pada masyarakat yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” tuturnya. (Ita/rif)
Cegah Kecurangan, Bawaslu Libatkan Media
