MAKASSAR, BKM–Sejumlah Atlet Softball Internasional datang mengunjungi dan memberikan bantuan ke anak korban gempa dan tsunami. Puluhan anak pengungsi korban bencana gempa dan tsunami Sulteng ini pun berkumpul di Baruga Bersama Taman Tumbuh Kembang Anak, Kelurahan Bonto Makkio Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Jumat (19/10).
Mereka adalah korban gempa dan tsunami yang belum tersentuh bantuan, atau pengungsi mandiri. Menyelematkan diri melalui jalur darat dan pesawat Hercules, yang telah kembali ke rumah keluarganya di daerah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Tenri A Palallo mengatakan, jika mereka datang ke sini sengaja memang untuk bertemu dengan korban Palu. Selain itu juga anak-anak korban kekerasan.
“Mereka dari Belanda, Kanada, Australia dan sebagainya. Mereka membagikan mainan untuk anak-anak dan meluangkan waktunya untuk bermain bersama,” ucap Tenri.
Tenri juga mengatakan bahwa anak korban gempa dan tsunami di Sulteng ini tersebar di 28 selter di setiap kecamatan di Kota Makassar yang sudah dibentuk oleh P2TP2A.
“Ada disini adalah korban pengungsi yang ada di pemukiman, itu yang di jangkau oleh selter warga, jadi kami minta setiap selter yang memonitor apakah ada disekitarnya. Kami salurkan bantuan dari kementrian,” kata Tenri.
Adapun jumlah pengungsi bervariasi. Satu pengungsian itu antara 20 Kepala Keluarga (KK) sampai 30 KK. Dan untuk anak-anak berjumlah sekitar 70 orang.(nug/war/c)
Atlet Softball Kunjungi Korban Palu
