Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Kabupaten di Sulbar Terapkan SPBE

MAMUJU, BKM — Dinas Kominfo, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 3 kantor gubernur Sulbar, Rabu (17/10).
Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Sulbar, Muzakkir Kullase, mengharapkan, kegiatan tersebut akan menghasilkan indeks penyelenggaran SPBE di Pemprov Sulbar dan rumusan hasil evaluasi dan rekomendasi saran perbaikan oleh Kemenpan RI yang nantinya disampaikan ke Pemprov Sulbar dan tiga kabupaten yang ikut pada kegiatan tersebut. Tiga kabupaten dimaksud yaitu Pemkab Mamuju, Mamasa, dan Pemkab Pasangkayu.
”Pemprov Sulbar dan tiga kabupaten yang ikut evaluator hari ini telah menyelenggarakan SPBE dengan tingkat kematangan kapabilitas dan proses kemampuan fungsi teknis yang berbeda-beda. Saya sampaikan juga, Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju, Mamasa, serta Pemkab Pasangkayu masih jauh dari tingkat level 5 atau level tertinggi SPBE. Kemungkinan paling tinggi berada pada level tingkat 3. Bahkan level 2 dan 1. Khusus untuk Pemprov, yang menyebabkan ketertinggalan adalah karena dalam penyelenggaraan SPBE berada pada struktur OPD ditingkat bidang, baru sejak mulai 2 tahun terakhir. Struktur kelembagaan turut memengaruhi lambatnya perkembangan SPBE,” beber Muzkkir.
Ia juga menyampaikan, setelah menjadi bidang 2 tahun lalu, penyelenggaraan SPBE terhadap regulasi yang masih sangat minim kini mulai dilakukan intervensi tahun ini. Ada master plan mulai diperbaiki. Selain itu, juga masih memikirkan kecukupan anggaran yang akan disesuaikan dengan kegiatan.
Terkait infrastruktur, Pemprov Sulbar memiliki jaringan akhir tahun ini akan terkoneksi ke semua OPD Sulbar. Pasangan tiang sudah berjalan baik. ”Kita menggunakan wireless juga pada OPD-OPD yang berada di belakang. Kami berencana membuat koneksi jaringan ke pusat kota Mamuju seperti anjungan dan beberapa Warkop yang memang maju. Kami sudah berkordinasi. Jadi tidak ada lagi kegiatan dari OPD-OPD yang tidak terdeteksi. Termasuk semua pekerjaan setiap hari yang sedang dilaksanakan dan yang telah selesai. Servernya sudah ada ditujuh OPD. Jumlah ini cukup mengoptimalkan SPBE di daerah-daerah. Ia juga berharap memiliki data center yang berstandar dan terpusat serta mampu memenuhi kebutuhan Pemprov. Sehingga 10 tahun ke depan, pusat penyajian data ditempat di gedung utama kantor gubernur Sulbar. Dengan demikian, gubernur bisa melihat apa yang dikerjakan setiap OPD,” kata Muzakkir. (ala/mir/c)

Exit mobile version