GOWA, BKM — Dr Eng M Isran Ramli, salah satu pakar transportasi Unhas Gowa yang juga adalah Kepala Laboratorium Riset Rekayasa Sistem Transportasi Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Unhas Gowa, terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT) se-Indonesia periode 2018-2020.
Penetapan itu dilakukan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) FSTPT yang diadakan di Universitas Brawijaya Malang, Provinsi Jawa Timur Jumat (19/10/2018) lalu.
FSTPT adalah sebuah perhimpunan atau organisasi yang sudah berusia 20 tahun dan saat ini sudah beranggotakan 162 Institusi Pendidikan Tinggi yang mempunyai prodi (program studi) yang terkait dengan ilmu-ilmu transportasi.
” Wadah perhimpunan dosen-dosen dan peneliti transportasi dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia ini berfungsi sebagai wadah untuk sharing hasil-hasil riset peneliti transportasi dan pengembangan materi serta metode pembelajaran mata kuliah-mata kuliah terkait transportasi dari dosen-dosen di seluruh Indonesia melalui kegiatan-kegiatan simposium tahunan, seminar tahunan, penerbitan jurnal ilmiah berkala dan workshop/IRG dan lain-lain baik berskala nasional maupun internasional,” jelas Isran kepada Beritakota Makassar, Senin (22/10/2018).
Terpilihnya dosen Tehnik sipil Unhas ini melalui proses pemilihan yang dilakukan melalui pemungutan suara oleh 68 anggota FSTPT yang hadir. Isran berhasil unggul dari empat calon terjaring.
Pemungutan suara dipimpin oleh Ketua Sidang RAT Prof Agus Taufik Mulyono dari UGM dan Wakil Ketua Sidang Lambang Basri Said dari UMI serta Elkasnet dari Itenas. Perolehan keempat calon yakni Bagus Hario Setiadji dari Undip meraih 10 suara, Caroline Sutandi dari Unpat 10 suara, Imam Muthohar dari UGM) 8 suara serta Isran Ramli dari Unhas 37 suara. Dengan raihan suara tersebut Isran Ramli menggantikan Prof Leksmono Suryo Putranto sebagai Ketua FSTPT sebelumnya.
“Sebagai ketua terpilih saya akan menjalankan amanah ini tentunya untuk mengembang program-program FSTPT yang telah berjalan maupun yang baru,” kata Isran yang juga adalah Ketua Masyarakat Perkeretaapian Indonesia Sulsel dan Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia Sulsel serta Sekretaris Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia Sulsel ini. (saribulan)
