Site icon Berita Kota Makassar

Progres Pembuatan Irigasi di Tanapangkaya Sudah 50 Persen

GOWA, BKM — Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 yang mengambil lokasi di empat kecamatan kini telah memasuki hari ke sembilan dari kontrak kegiatan TMMD selama 34 hari (15 Oktober-14 November 2018).

Salah satu item pekerjaan yang tengah dilaksanakan warga masyarakat bersama TNI yakni pembuatan saluran irigasi di Desa Bontolempangang, Kecamatan Bontolempangang, Kabupaten Gowa terus digencarkan.

Saluran irigasi sepanjang 108 meter x 1 meter ini dikerja bahu membahu oleh jajaran TNI yang menjadi Satgas TMMD bersama masyarakat Dusun Tanapangkaya tempat kegiatan irigasi berlokasi. Selain irigasi, warga setempat juga membangun jalan tani.

Dari pantauan Selasa (23/10/2018) siang, suasana kegotongroyongan antara masyarakat dengan anggota TNI cukup tinggi.

Dg Haris, warga Dusun Tanapangkaya yang turut dalam kegiatan pelesteran saluran irigasi tersebut mengatakan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sangat terbantu dengan keberadaan saluran irigasi ini.

“Dengan adanya kegiatan TMMD ini sangat membantu warga terutama masalah pengairan dan perbaikan jalan. Alhamdulillah,” kata Dg Haris.

Pekerjaan pembuatan saluran irigasi ini dikomandoi Danramil Bontolempangang Kapten Inf Basri. Kapten Inf Basri sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat Tanapangkaya yang turut meleburkan diri dalam mengerjakan program TMMD dimana Kecamatan Bontolempangang turut menjadi salah satu kecamatan pelaksana TMMD ke 103 tahun ini.

“Untuk pembuatan saluran irigasi ini fisiknya sudah sekitar di atas 50 persen rampung,” jelas danramil.

Seperti dikatakan Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Nur Subekhi saat pencanangan TMMD ke 103 di lapangan Malakaji Kecamatan Tompobulu beberapa waktu lalu bahwa TMMD ini dilaksanakan di empat kecamatan dengan 10 titik pekerjaan fisik dan enam kegiatan non fisik (berupa penyuluhan).

Kegiatan TMMD yang dicanang di seluruh Sulsel ini menelan anggaran Rp 1.527.311.000 dengan rincian sasaran fisik Rp 1.497.311.000 sedang kegiatan non fisik dibackup Rp 30 juta.

Sementara untuk anggaran operasional kegiatan untuk Satgas TMMD ini dibackup oleh Mabes TNI dengan besaran Rp 368.500.000. Kegiatan TMMD ini diestimasi rampung selama 34 hari (15 Oktober hingga 14 November 2018. (saribulan)

Exit mobile version