MAKASSAR, BKM — Seorang pelaku kriminal jalanan kembali dilumpuhkan. Tim gabungan Resimen Mobile (Resmob) Polsek Panakkukang yang diback up Resmob Polda Sulsel memberi tindakan tegas terhadap Basri alias Libas.
Pria usia 20 tahun itu terlibat dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Dua butir timah panas bersarang di betis kiri dan kanannya.
Dalam catatan kepolisian, Basri merupakan dalang jambret di 14 titik. Polisi pun memasukkannya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Perburuan terus dilakukan, hingga akhirnya tim Resmob Polda Sulsel melacak keberadaan Basri. Dia terdeteksi tengah berada di Jalan Veteran Utara.
Dipimpin Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Edy Sabhara, sang DPI langsung disergap. Basri diringkus tanpa perlawanan. Selanjutnya digiring ke posko Resmob Polda Sulsel untuk diperiksa pada Minggu malam (21/10).
Kepada polisi, Basri mengakui perbuatannya. Ia merupakan dalang pencurian di 14 titik.
Terungkap pula bahwa sebelumnya Basri sudah pernah menjalani hukuman. Namun, dinginnya sel tak membuatnya jera. Begitu bebas, dia kembali terjerumus dalam dunia kriminal yang sama.
Usai diinterogasi, Basri kemudian dibawa untuk pengembangan kasus. Ia diminta menunjukkan barang bukti hasil jarahannya.
Hanya saja, proses pengembangan oleh petugas kepolisian tidak berjalan mulus. Sebab di tengah perjalanan Basri berbuat ulah. Dia mencoba melepaskan diri dari kawalan petugas kepolisian.
Dorr..dorr…dorr. Tiga kali pistol menyalak yang moncongnya diarahkan ke udara. Basri tak menggubrisnya. Polisi mengambil langkah tegas agar buruannya tak pergi begitu saja. Dua butir peluru melesat ke arah betis kiri dan kanannya. Basri pun tersungkur. Pelariannya terhenti. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan tersangka Basri dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri. ”Dia (Basri) ini residivis dan dalang 14 kasus pencurian. DPO dalam kasus jambret. Dua laporannya yang kami terima. Sudah di dalam sel untuk proses hukum selanjutnya,” tandas Kompol Ananda. (ish/rus)
Residivis Dihadiahi Dua Butir Timah Panas
