SOPPENG,BKM– Sejumlah warga Soppeng menilai proyek pembangunan saluran irigasi Lajaroko di Kelurahan Manorangsalo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng dikerja asal-asalan.
Proyek ini menelan anggaran miliaran rupiah dari Dana Dana Alokasi Khusus (DAK) PU Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017. Proyek ini dikerjakan CV Graha Jaya Pratama.
Warga Soppeng, Lamalua yang tengah melintas di lokasi proyek mengatakan ia melihat proyek ini cepat rusak.
“Saya kira campuran seperti semen dan pasir tidak sesuai , makanya langsung retak-retak begini.” katanya sembari menunjuk tembok saluran yang sudah retak dan rusak hampir 50 meter.
Dari Pantauan BKM, Rabu (24/10/2018) tampak terlihat di dinding-dinding proyek saluran irigasi sudah banyak yang retak.
Sementara itu, owner CB Graha Jaya, Hj Ros saat dikonfirmasi mengaku jika waktu pemeliharaan sudah selesai.
“Kalaupun ada yang rusak mungkin disebabkan karena gempa baru baru ini, ” kata Ros.
“Seandainya pekerjaanku jelek maka runtuhmi itu,” (sartono)
