MAKASSAR, BKM–Setelah pembangunan gedung New Makassar Mall berlantai tujuh telah terbangun, kini Pemerintah Kota Makassar akan membangun ratusan ruko di sebelah barat dan selatan New Makassar Mall.
Optimistis membangun ruko tersebut dikatakan langsung Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto ke sejumlah wartawan, Rabu (24/10). Rencananya ruko tersebut dibangun tepatnya di Jalan Cokoraminoto dan sebelah selatan, tepatnya di Jalan KH Ramli akan menemukan investor.
Danny sapaan akrabnya wali kota mengaku, tidak ingin pembangunan ruko menyentuh dana anggaran pemerintah. Saat ini ia masih membicarakan permasalahan hukum untuk pembangunan ruko.
“Pokoknya tidak ada pakai APBD. Nah ini saya masih konsultasi dengan kejaksaan bagaimana yang sesuai hukumnya. Ini juga bentuk transparansi pemerintah,” ujarnya.
Danny juga berharap percepatan pembangunan ruko tersebut. Ia berencana akan membangun ruko yang tidak berbeda jauh dengan New Makassar Mall. Nantinya ruko tersebut akan terbubung dengan New Makassar Mall, sehingga para pedagang bisa saling berinteraksi.
“Untuk desain jelasnya nantilah saya kasih lihat. Nanti akan saya launching,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya, Syafrullah mengaku belum mengetahui dengan jelas konsep baru dari ruko tersebut. Ia hanya diminta untuk segera membersihkan daerah barat New Makassar Mall yang kembali dibangun para pedagang.
Lokasi tersebut akan menjadi daerah awal dibangunnya Ruko. Kemudian setelah selesai, pedagang yang menempati penampungan di area bagian Selatan akan memasuki ruko yang telah dibangun dan pembangunan kembali dilanjutkan di bagian Selatan.
“Desainnya mungkin dari pihak MTIR dan Pak Wali lebih tahu. Pokoknya kami punya tugas bersihkan semua area (barat) disitu. Saya tegaskan pedagang siap-siap pindahkan barang-barangnya. Kami siap tindaki,” ungkapnya.
Syafrullah juga mengaku belum mengetahui jumlah ruko yang akan dibangun nantinya.“kalau tidak salah 160 ruko di sebelah barat sama selatan, tapi selatan dipakai menampung PKL dahulu. Jadi di sebelah barat awal pembangunannya mungkin 80 ruko dulu,” terang Syafrullah.(nug/war/b)
