Site icon Berita Kota Makassar

Kajari Dukung Program BKM Cegah Pungli di Pelabuhan

MAKASSAR, BKM — Harian Berita Kota Makassar (BKM) telah sukses melaksanakan program Jaksa Samboritta. Selama dua tahun berturut-turut, inisiasi kegiatan ini telah memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan praktik korupsi. Khususnya di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar.
Menyusul kesuksesan itu, BKM kembali menghadirkan program terbarunya. Sasarannya adalah untuk mencegah terjadinya praktik pungutan liar di wilayah pelabuhan Makassar.
Rencana program disampaikan Direktur BKM Fachruddin Palapa saat bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Dicky Rachmat Raharjo, Rabu (24/10). Menurut Fachruddin, setelah Jaksa Samboritta hadir memberikan pencerahan antikorupsi di 12 OPD dan 15 kecamatan lingkup Pemkot Makassar, kini BKM memperluas programnya di pelabuhan.
Mengapa program ini hadir, kata Fachruddin, karena kinerja berbasis pelayanan juga banyak dilakukan di pelabuhan. Seperti izin ekspedisi dan bongkar muat barang.
“Kami hadir kembali dengan program baru pencegahan pungli di pelabuhan. BKM akan membuat talk show dengan menghadirkan instansi terkait, seperti kejaksaan, kepolisian, pihak pelabuhan dan para pemilik perusahaan ekspedisi,” ujar Fachruddin yang didampingi tim Jaksa Samboritta di ruang kerja Kajari Makassar.
Mendengar penjelasan tersebut, Kajari Makassar Dicky Rachmat Raharjo memberikan respons positifnya. Ia menyambut baik program tersebut.
Kata dia, pihaknya mendukung apa yang dilakukan BKM dalam membantu aparat penegak hukum, pencegahan korupsi dan pungutan liar.
“Selama ini program yang dilaksanakan BKM, khususnya Jaksa Samboritta sangat baik. Apalagi, melibatkan jaksa dari TP4D (Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah). Kami juga banyak terbantu dari setiap program yang dilaksanakan BKM dalam meminimalisir kasus korupsi di daerah ini,” ujar Dicky yang didampingi Kasi Intel Kejari Makassar Ivan Nusu Parangan.
Terkait program pencegahan pungli di pelabuhan, Dicky siap membantu. Apalagi di dalam lokasi pelabuhan ada kantor Kejaksaan Negeri Cabang Pelabuhan Makassar yang akan bekerja sama mengawasi pelaku pungli.
“Kami siap membantu. Tinggal kami diberi tahu kapan waktunya,” kata Dicky. (war)

Exit mobile version