Site icon Berita Kota Makassar

Almarhum Dikenal Ramah dan Pekerja Keras

MAKASSAR, BKM– Sosok mendiang almarhum Fidaus Nur, suami dari Andi Agni Soraya ternyata cukup dikenal sebagai orang memiliki kepribadian ramah, pekerja keras, dan bersahaja. Ini terbukti dengan banyaknya pelayat yang mengiringi almarhum hingga di pembaringan terakhirnya di di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Panaikang, Kamis (25/10) siang.
Saat prosesi pemakaman, tak henti-hentinya isak tangis terdengar mengiringi jasad almarhum masuk dalam liang lahat.
Sebelum dikebumikan di TPU Panaikang, almarhum lebih dulu melalui prosesi pembersihan atau pemandian di rumah duka di Bukit Baruga Antang, Jalan Takabonerate yang disaksikan langsung sanak keluarga. Nampak kakak kandung almarhum, H Syamsu Nur dan adik kandungnya, Mustawa Nur serta karyawan karyawati di Fajar Group.
Berjarak sekira 1 kilometer dari rumah duka, mendiang disalatkan di Masjid Raya Bukti Baruga Antang. Ada cukup banyak jamaah ikut di dalam pelaksanaan salat jenazah.
Usai disalatkan, keluarga almarhum meminta kepada seluruh jamaah untuk membukakan pintu maaf atas khilaf atau salah atas apa yang pernah dilakukan semasa hidup almarhum dan sebagai jamaah aktif di Masjid Bukit Baruga.
Kepergian almarhum ternyata meninggalkan kesan baik bagi orang-orang yang mengenalnya. Termasuk di kalangan Forum Kajian Cinta Al-Quran (FKCA) Kota Makassar.
Wanti, seorang anggota FKCA Kota Makassar mengaku mengenal sosok almarhum sebagai sosok yang semasa hidup memiliki kepribadian ramah, pekerja keras dan bersahaja.
“Memang kemarin itu kami tahu almarhum lagi sakit. Setiap ada pertemuan kami, doa pasti selalu kami panjatkan buat almarhum agar penyakitnya diangkat,” kata Wanti.
Tetapi pada Rabu, (24/10) sekira pukul 15:00, saat dilakukan pertemuan dan pengajian FKCA Kota Makassar doa bersama meminta penyembuhan almarhum sempat dilakukan. Namun masuk pukul 17:20 kabar duka diterimanya termasuk teman-temannya bila Pak Firdaus meninggal dunia di Rumah Sakit (RS).
“Kami juga tidak menyangka kabar duka ini. Karena kami sempat berdoa bersama untuk almarhum saat dilakukan pertemuan di Jalan Hertasning di hari yang sama. Tapi penguasa menghendak lain. Kami doakan semoga amal ibadah yang diperbuat di terima dan disisinya, aamiin,” tambahnya. (arf)

Exit mobile version