SOPPENG, BKM β Tim Pembina Peningkatan Peran Keluarga Menuju Ketahanan dan Kesejahteraan (P2K3) menggelar pertemuan dalam rangka evaluasi P2K3, Kamis (25/10) di ruang pola Kantor Bupati Soppeng.
Sekkab Soppeng A Tenri Sessu mengakui
keberadaan program peningkatan peran keluarga menuju ketahanan dan kesejahteraan (P2K3) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat desa.
Peningkatan peran keluarga menuju kesejahteraan memerlukan percepatan, untuk itu diharapkan dan diharuskan kita melibatkan seluruh fungsi opd untuk terlibat dalam pembinaan karna kita punya batas waktu untuk menyelesaikan pembinaan ini.
Implikasi dari pembinaan ini akan membutuhkan waktu, tenaga dan finansial jadi diharapakan semua yang terlibat untuk melakukan pembinaan dapat mempersiapkan itu semua.
βHal yg perlu dicermati dalam pembinaan nantinya adalah bagaiamana kita meningkatkan kualitas dari sikap dan perilaku rumah tangga,β ujarnya.
Kadis Pemberdayaan Perempuan (KPP), A Nurlina mengatakan pembinaan 100 rumah miskin yang dilakukan tahun lalu di Labokong. Tahun ini di Desa Tetewatu Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng dan tahun 2019 kegiatan P2K3 dilakukan di Kecamatan Liliriaja.
Berdasarkan dari surat bupati semua SKPD akan turut serta melakukan kegiatan pembinaan P2K3, dari program ini kita akan mengangkat masyarakat dari tidak berdaya menjadi berdaya.
Sebelum melakukan pembinaan di rumah masyarakat kita terlebih dahulu melakukan pendataan. Dari beberapa rumah yang di data dipilih 100 rumah yang memenuhi kriteria.
Ada 28 rumah tangga yg belum memiliki jamban, 18 rumah rusak sedang, 8 rumah rusak berat , 44 rumah tangga yang didalmnya ada penderita penyakit kronis dan beberapa rumah tangga yang belum memiliki bpjs, buku nikah, anak putus sekolah, dan anak tidak memiliki akte kelahiran, selain itu ruang lingkup P2K3 juga meliputi pembinaan keagamaan dan kesehatan orang sakit jiwa. (ono/C)