GOWA, BKM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang tengah berlangsung di Desa Bontobuddung, Kecamatan Tompobulu, saat ini mampu menyedot perhatian warga setempat. Warga antusias berbaur saling bantu dalam pembuatan saluran irigasi sepanjang 158 meterx1 meter tersebut.
Satu keunikan sekaligus membanggakan karena atensi masyarakat dalam bergerak membangun desa sangat tinggi. Terbukti saluran irigasi yang dikerjakan bersama Satgas TMMD yang meliputi anggota TNI, Polri, Pemkab Gowa dan lainnya yang berlokasi cukup menyita tenaga itu tak menghambat animo masyarakat untuk larut dalam kegiatan tersebut. Selain lokasi saluran berada di pinggir sungai, juga berada di lereng gunung yang cukup terjal.
Seperti diungkapkan Rahman, salah seorang warga Bontobuddung yang tengah bekerja memasang papan mal saluran irigasi. ”Kami sebagai petani di sini selalu semangat dan sangat bahagia membantu bapak-bapak TNI dan lainnya. Irigasi ini merupakan emas bagi kami. Karena dengan adanya pengairan ini, kita akan sering-sering panen nantinya tanpa menunggu musim hujan. Sehingga tingkat pendapatan kami pun pasti akan bertambah,” kata Rahman.
Program TMMD ke-103 TA 2018 yang digelar di wilayah teritorial Kodim 1409 Gowa terlaksana sesuai rencana pada 10 titik di empat kecamatan. TMMD yang digerakkan TNI bersama-sama Pemerintah Kabupaten Gowa, Yonkav-10 Mendagiri, Lanud Hasanuddin, Polres Gowa ini diestimasi rampung pada 14 November dari awal pekerjaan 15 Oktober lalu.
Selama pekerjaan saluran irigasi ini dimulai hingga memasuki fisik 50 persen pekerjaan, tak pernah sepi dari bauran warga baik, anak-anak, remaja hingga kalangan dewasa termasuk tokoh masyarakat. Program TMMD ini telah berjalan selama sebelas hari. Beberapa program kegiatan fisik pun tengah berjalan.
Danki Satgas TMMD Kodim 1409 Gowa Wilayah Mallakaji, Kapten Inf Muh Basri, Kamis siang (25/10), mengatakan, sejumlah program fisik yang dilakukan saat ini seperti pembangunan jalan beton sepanjang 186 x 4 meter, juga terdapat empat titik pembangunan saluran irigasi sepanjang 108 meter x 1 meter, satu titik pembangunan saluran irigasi sepanjang 158 meter x 1 meter, satu titik pembangunan rumah dan pompa air di areal persawahan.
Kapten Inf Muh Basri juga menambahkan, satu titik pembangunan jalan paving blok sepanjang 196 x 4 meter, satu titik untuk jalan paving sepanjang 224 x 3,5 meter dan datu satu titik juga jalan paving sepanjang 195 x 3,5 meter. (sar/mir)
Medan Terjal Tak Ciutkan Warga ‘Keroyok’ Pembangunan Irigasi di Bontobuddung
