MAKASSAR, BKM — Jorok, kumuh, dan sempit. Tiga kata itu mewakili gambaran kondisi salah satu ruangan yang berada di dalam gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Jalan AP Petta Rani.
Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak ada satupun ventilasi udara untuk ruangan ini. Pengap selalu terasa.
Letaknya pun tepat berada di bawah jalanan menanjak menuju lantai dua gedung dewan. Sehingga sangat terasa getaran ketika kendaraan roda empat melintas di atas ruangan ini.
Ketika masuk di dalamnya, aroma lain langsung menyambut. Pencahayaan tidak seterang dengan tempat lain. Redup.
Ketinggian ruangan tak rata. Semakin masuk ke dalam, orang harus membukukkan badan. Tempat ini cocoknya dijadikan sebagai gudang penyimpanan barang-barang jenis kertas atau benda lain.
Padahal, di ruangan ini setiap hari diisi sejumlah wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik maupun daring. Dengan ukuran luas panjang empat meter dan lebar dua meter, para awak media menjadikan ruangan ini sebagai tempat untuk bernaung, sembari mengerjakan tugas-tugasnya menyusun laporan berita hasil peliputan terkait kegiatan anggota dewan.
Naiknya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam perubahan tahun 2018 sebesar Rp4,16 triliun, dari APBD pokok 2018 Rp4,11 triliun, sama sekali tidak memberi pengaruh. Tetap saja ruangan ini lepas dari perhatian. Dibiarkan tak terurus.
Padahal, keberadaan ruangan ini masih satu atap dari ruangan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan), serta ruang komisi-komisi di DPRD Makassar.
Kasubag Humas Sekretariat DPRD Makassar Taufik Natsir, mengakui sejak dibangun hingga sampai saat ini, ruang media center tidak pernah mendapat perbaikan ataupun renovasi. Alasannya, karena ruangan tersebut berada di bawah jalanan ke lantai dua gedung.
“Dari dulu memang kondisi ruangan media center seperti itu. Tidak pernah direnovasi atau diperbaiki. Jadi dibiarkan saja seperti itu. Karena lokasinya berada di bawah jalan,” kata Taufik, Kamis (25/10).
Untuk itu, lanjut Taufik, pihak sekretariat akan mengusulkan untuk pembangunan baru ruangan media center pada tahun 2019 mendatang. Lokasinya tak berada jauh dari ruang sekwan.
“Kemungkinan tahun depan ada diusulkan pembangunan baru untuk media center. Tapi tidak usah dulu lebih jauh, karena jangan sampai ditolak usulannya,” imbuhnya. (arf/rus)
Tak Pernah Tersentuh Perbaikan Sejak Dibangun
