Site icon Berita Kota Makassar

Bapak dan Dua Anaknya Tewas di Dalam Sumur

BANTAENG, BKM — Tiga warga Punganrong, Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng tewas di dalam sumur, Jumat (26/10). Mereka adalah ayah bernama Nurdin, serta dua orang anaknya Ardan dan Dudding.
Kepala Desa Pattallassang Subhan Nas mengatakan, warganya tersebut bermaksud menaikkan air dari dalam sumur dengan menggunakan genset sebagai pemompa. Kedalaman sumur, kata Kades, diperkirakan 15 meter dari permukaan tanah.
“Kedalamannya sekitar 15 meter. Mereka memompa air dari dalam sumur menggunakan mesin genset,” katanya, kemarin.
Subhan yang sedang berada di lokasi bersama Bupati Bantaeng H Ilhamsyah Azikin mengungkapkan, Ardan bin Nurdin yang pertama masuk ke dalam sumur. Beberapa saat kemudian, Ardan berteriak minta tolong.
Mendengar teriakan adiknya, tanpa pikir panjang, Dudding bin Nurdin langsung turun ke sumur. Setelah memegang tubuh sang adik, tiba-tiba Nurdin mengalami sesak nafas dan berteriak. Suara teriakannya terdengar menggema dari dalam sumur.
Nurdin, sang ayah yang berada tidak jauh dari bibir sumur, mendengar teriakan anaknya yang membutuhkan pertolongan. Nurdin meluncur secepat kilat untuk menolong kedua buah hatinya.
Sumur yang berdiameter satu meter pun langsung jadi sumpek oleh keberadaan tiga orang ini. Malang nasib menimpa Nurdin yang langsung lemas dan sulit bernafas.
“Begitu ketiganya berada di dalam sumur dan kesulitan bernafas, istri Nurdin berteriak minta tolong,” terang Subhan.
Dikemukakan kades, kejadiannya diperkirakan pukul 14.00 Wita. Namun baru diketahui beberapa saat kemudian. Kebetulan, kata dia, bupati sedang menghadiri hajatan warga di Desa Pattallang. Setelah mendapat informasi bahwa ada warga terjebak di dalam sumur, dia dan bupati langsung menuju TKP.
Tak berselang lama, lanjut kades, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas kabupaten tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 Wita.
Namun, kata Subhan, hingga pukul 17.00 Wita kemarin sore, ketiga korban belum berhasil dievakuasi. Kata dia, tim sudah berulang kali dan bergantian turun ke dasar sumur, namun hanya bisa bertahan beberapa menit dan minta ditarik ke atas permukaan.
Ditambahkan kades, untuk sementara, penyebab kematian belum bisa dipastikan. Namun, kata dia, diduga ketiga korban keracunan asap mesin genset dan kehabisan oksigen. (wam/rus)

Exit mobile version