GOWA, BKM — Pilkades serentak Sabtu (27/10/2018) pada 69 desa di 13 kecamatan telah usai. Hasilnya, tidak ada riak dan gejolak.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan pun berterima kasih kepada masyarakat, kepada para cakades serta kepada para pengamanan jajaran Polres dan Kodim 1409 Gowa.
Terima kasihnya itu disampaikannya usai memantau langsung kegiatan pemungutan suara di beberapa TPS di dua kecamatan di wilayah utara Kabupaten Gowa.
Menurut Adnan dirinya berterima kasih karena masyarakat dapat mengikuti Pilkades tanpa gesekan demikian pula kepada para cakades. Adnan mengucapkan terima kasih karena para calon kepala desa mampu mengarahkan para pendukungnya untuk tidak melakukan gerakan-gerakan berlebihan sehingga tidak memicu gesekan.
“Saya atasnama pemerintah kabupaten mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di 69 desa berpilkades. Saya juga berterima kasih kepada para calon kepala desa yang mampu memberikan pelajaran besar tentang pentingnya demokrasi tertib kepada para pendukungnya. Dan saya juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras para personil pengamanan dari Polres Gowa serta dari Kodim Gowa. Inilah demokrasi yang indah,” kata bupati.
Diakuinya banyak terdeteksi kerawanan sebelum Pilkades terlaksana. Namun Adnan mengaku yakin potensi-potensi kerawanan itu tidak akan terjadi.
“Alhamdulillah ini semua berkat kita dan telah siap melakukan Pilkades dengan aman dan ini juga bukti kerja panitia pemilihan yang taat aturan dengan bekeeja berdasarkan SOP yang ada dimana seluruh cakades telah siap menerima kalah atau menang dengan menandatangani surat pernyataan tersebut,” tambah bupati.
Adnan pun meminta kepada para kepala desa terpilih agar nantinya dalam menjalankan amanah yang diembannya betul-betul menjalankan visi misinya membangun desanya yang sinkron dengan program Pemkab Gowa.
Terpisah Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, konflik pilkades tahun 2012 dan 2016 lalu seperti penganiayaan, pengrusakan, sampai pengeroyokan tidak terjadi pada Pilkades 2018 ini. Padahal pihaknya telah mengantongi indikasi-indikasi masalah tersebut.
Hal itu kata Shinto diperkuat dengan analisa sejumlah tokoh masyarakat dimana perhelatan Pilkades tahun ini memungkinkan terjadinya konflik-konflik tersebut.
“Semua informasi tersebut kami kelola dengan pola over estimate dan hasilnya Pilkades 2018 di Gowa dapat berlangsung aman, damai dan sejuk,” kata kapolres kepada media, Minggu (28/10/2018).
Shinto pun merepresentasikan tingkat kehidupan berpolitik masyarakat Gowa sudah dewasa. “Karena itu saya ucapkan terima kasih kepada para panitia pemilihan, kelompok pemungutan suara, para calon kades dan simpatisannya juga kepada semua elemen masyarakat Gowa. Terima kasih karena telah mampu mengantar Gowa dalam kondisi kondusif selama Pilkades berlangsung,” kata kapolres. (saribulan)
