MAKASSAR, BKM — Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Penerus Perjuangan Perintis Kemerdekaan Indonesia (PPP-KI) menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke 90, di Monumen Korban 40.000 Jiwa Makassar, Minggu (28/10/2018).
Pembina Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 90, Khatibul Umam Wiranu, menyatakan agar bangsa Indonesia kembali mensyukuri jerih payah para pejuang, kusuma bangsa yang telah mendorong berdinya Republik Indonesia, dan juga diawali dengan Sumpah Pemuda 90 tahun silam, dan berharap agar segala tantangan yang dihadapi saat sekarang tak menggoyahkan keutuhan bangsa ini.
“Mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif demi kemajuan bangsa, tantangan yang kini dihadapi cukup berat ditengah persaingan antar-negara dan berbagai kepentingannya,” jelas anggota DPR RI ini.
Iapun meminta masyarakat, terutama kalangan muda agar terus menanamkan, semangat menjaga persatuan negara, menjaga kehidupan sosial, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Disinyalir semangat juang masyarakat mulai tergerus, la berharap semangat mencintai negara, gotong royong harus dkuatkan.
Untuk itu, Khatibul Umam yang juga putera pejuang ini mengajak seluruh bangsa indonesia untuk bersyukur atas sumbangsih para pejuang, para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda 90 tahun silam.
“Kita mengajak pemuda berperan aktif membangun bangsa, dan menjadi penerus perjuangan bangsa Indonesia dalam berbagai pengabdian,” jelasnya.
Kegiatan upacara peringatan sumpah pemuda yang dihelat PPPKI dipusatkan di monumen korban 40.000 Jiwa, merupakan rangkaian agenda PPPKI.
Sehari sebelumnya PPPKI menghelat malam renungan dan doa bersama di Taman Makam Pahlawan Panaikang Makassar.
Ratusan anggota PPPKI yang hadir tidak hanya dari Sulawesi Selatan tetapi juga dari berbagai provinsi lain. (*)
