Site icon Berita Kota Makassar

Soal Kisruh Banser dan HTI, Ini Komentar Dewan Pembina FPI Luwu Raya

LUWU, BKM — Dewan Pembina Front Pembela Islam (FPI) Luwu Raya, Habib Faisal Zein mendukung penuh sikap Polri untuk terus menjaga kondusifnya kemananan di wilayah Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur terkait kondisi yang terjadi saat ini.

Habib Faisal Zain menekankan seluruh umat muslim untuk tetap tenang menyikapi segala persoalan yang terjadi di Indonesia.

FPI, kata Habib, menghimbau umat muslim di mana saja untuk tetap menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila.

Selain itu, pinta Habib Faisal Zain, umat muslim tetap menjaga nilai dan kaidah kalimat La Ilaha Illalah sebagaimana  menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila.

Ketika ditanya wartawan soal status organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) saat ini, Habib Faisal Zain dengan tegas menyatakan bahwa soal HTI bukanlah ranahnya untuk mengomentari. Namun, kata Habib Faisal, HTI status izin organisasinya sudah dicabut oleh pemerintah dan sedang berporses hukum
“Bukan hak FPI yang mengomentari soal A atau B untuk satu organisasi. Itu dapur organisasi masing-masing. HTI prosesnya sudah masuk ranah hukum. Ikuti prosedur hukum dan biarlah dia menjadi tanggung jawab organisasi masing-masing,” katanya.

Yang jelas, kata dia,  kalimat “La Ilaha Ilalah” harus dibela oleh umat Islam.

Habib menyarankan kepada umat Islam agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dan Pancasila.

“NKRI harus kita jaga, Pancasila harus kita jaga, karena kita semua harus mendukung konsep Laa Ilaha Illallah. Saya sarankan kepada umat untuk tetap tenang. Jaga persatuan, kesatuan, jangan tersulut emosinya. Kalau ada yang salah kita doakan menuju kebaikan. Kalau ada kekhilafan dari saudara-saudara muslim kita ingatkan. Kalau tidak bisa kita ingatkan kita doakan. Begitu juga dengan saudara muslim kita yang di Banser, di HTI harus ada ukhwah Islamiyah,” katanya.  (irwan musa)

Exit mobile version